ENEWS, SINJAI ••》Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dipimpin langsung oleh Bupati Sinjai Ratnawati Arif sebagai pembina upacara pada Rabu (17/6/2026).
Ratnawati menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional, yang diperingati setiap tanggal 17 tiap bulan, merupakan momentum penting bagi seluruh aparatur negara untuk merefleksikan tugas, tanggung jawab, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pelaksanaan upacara HKN bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi menjadi sarana untuk memelihara dan meningkatkan rasa kesadaran nasional, tanggung jawab, pengabdian, serta disiplin sebagai aparatur sipil negara,” ujarnya.
“Setiap tanggal 17 setiap bulannya, kita sebagai aparatur negara kembali diingatkan akan hakikat, tugas, dan tanggung jawab kita melalui upacara bendera. Hari Kesadaran Nasional adalah momentum yang sangat penting untuk merefleksikan kembali komitmen kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, tradisi Hari Kesadaran Nasional telah berlangsung lama di berbagai instansi pemerintah sebagai bentuk refleksi terhadap kinerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal untuk memperbarui semangat kerja, dedikasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik.
Bupati Ratnawati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, khususnya pada sektor koperasi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta ketenagakerjaan yang menjadi fokus pembangunan ekonomi kerakyatan di Sinjai.
Ia mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, jumlah koperasi di Kabupaten Sinjai tercatat sebanyak 226 unit, dengan 151 koperasi aktif.
Selain itu, sebagai bagian dari implementasi program strategis nasional, Sinjai telah berhasil membentuk 80 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan.
“Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang mampu memperkuat kemandirian desa, meningkatkan produktivitas usaha masyarakat, serta memperluas akses ekonomi bagi seluruh warga,” jelasnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Sinjai telah membangun 46 Gerai Koperasi Merah Putih, dengan 16 gerai di antaranya telah rampung 100 persen.
Sementara pada sektor UMKM, Bupati menyebutkan bahwa saat ini terdapat 45.199 unit UMKM yang tersebar di berbagai sektor usaha.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kontribusi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah yang berperan dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hingga Triwulan II Tahun 2026, sebanyak 193 pelaku UMKM telah difasilitasi memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan legalitas dan daya saing usaha.
Di bidang ketenagakerjaan, Pemkab Sinjai juga terus berupaya memperluas akses pelayanan bagi masyarakat. Hingga Triwulan II Tahun 2026, tercatat sebanyak 475 pencari kerja telah mendapatkan pelayanan ketenagakerjaan.
“Angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan ketenagakerjaan sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan membuka peluang kerja yang lebih luas,” katanya.
“Atas berbagai capaian tersebut, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran perangkat daerah, pelaku koperasi, pelaku UMKM, dunia usaha, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Sinjai,” tuturnya.
Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa berbagai capaian yang telah diraih tidak boleh membuat seluruh pihak cepat berpuas diri.
Tantangan pembangunan ke depan masih membutuhkan kerja keras, kolaborasi, serta inovasi dari seluruh elemen pemerintahan.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, percepatan pelaksanaan program pembangunan, serta memastikan setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional, Bupati Ratnawati mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin kerja, menjaga integritas, memperkuat etos kerja, dan mengedepankan semangat melayani.
“Jadilah aparatur yang profesional, responsif, inovatif, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Dengan semangat SAMA-SAMA KI BANGUN SINJAI, saya yakin seluruh cita-cita pembangunan daerah dapat kita wujudkan bersama,” pungkasnya. (Asrianto)






