Unjuk Rasa Pendamping Desa di Jakarta, Desak Yandri Susanto Dicopot

Foto: Para pendamping desa saat berunjuk rasa di depan Kantor Kemendes RI. (Dok. ENews)

ENEWS JAKARTA •• Sejumlah pendamping desa dari 37 provinsi se-Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Pendamping Desa Merah Putih dari menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), di Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (16/4/2025).

Mereka menolak Kebijakan Menteri Desa Yandri Susanto yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 1.040 pendamping desa eks caleg di Pemilu 2024.



Para pengunjuk rasa sempat bersitegang dengan pihak pihak pengamanan yang disiagakan di lokasi karena massa aksi memaksa masuk ke dalam gedung.

“Kedatangan kami ke Jakarta meninggalkan anak dan keluarga kami demi menuntut hak kami yang telah dirampas oleh Yandri Susanto. Kami datang menggunakan biaya sendiri-sendiri tanpa embel-embel dari siapapun,” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.

Mereka terus bergantian berorasi. Mereka menyebut Yandri Susanto telah melakukan PHK kepada para pendamping desa tanpa regulasi dan kebijakan yang jelas.

“Kami menganggap bahwa PHK yang dilakukan adalah pemberhentian sepihak yang dilakukan tanpa kebijakan yang jelas dari menteri desa itu sendiri,” kata orator lain.

“Kehadiran kita hanya hari ini jadi kita berharap untuk bisa bertemu Mendes Yandri Susanto untuk bisa bertemu untuk mendengarkan penjelasan alasan apa mereka melakukan PKH terhadap para pendamping desa,” sambungnya.

Mereka juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Yandri Susanto dari jabatan Menteri Desa karena dianggap tidak berpihak kepada para pendamping desa.

Hingga saat ini, belum ada keterangan reami dari Kemendes terkait aksi unjuk rasa tersebut.

#Muhammad Jufri





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan