ENEWS PALESTINA •• Seekor kucing liar Mesir yang dikenal bernama lynx dikabarkan menyerang tentara Israel yang berada di pos pengamatan militer di daerah Jabal Harif Gurun Naqab yang letaknya sekitar 1 kilometer dari perbatasan Mesir-Israel.
Dikutip dari media Al-Jazeera, dilaporkan bahwa lynx tersebut melukai lima tentara Israel. Aksi lynx tersebut terekam dalam video dan viral di platform media sosial X.
Aksi lynx tersebut menuai pujian dari orang-orang yang pro Palestina. Lynx tersebut ditemukan pada Selasa (18/3/2025) pekan lalu di dekat Gunung Harif, dekat dengan pangkalan militer Israel yang terletak di sepanjang perbatasan antara Israel dan Mesir, setelah serangan tersebut.
Serangan pertama lynx terjadi ketika ia menerkam seorang tentara Israel dan menggigit kakinya.
Menurut laporan media Israel, tentara Israel terkejut oleh predator tersebut, karena lynx dikenal menghindari kontak dengan manusia.
Agresi hewan tersebut tidak berhenti di situ. Beberapa jam setelah serangan pertama, lynx tersebut kembali ke pangkalan militer, melancarkan serangan lain terhadap tentara lain sebelum melarikan diri.
Malam berikutnya, ia menyerang tiga tentara lainnya selama sesi pelatihan, menurut media Israel.
Kelima prajurit yang terluka dilaporkan dipindahkan ke Rumah Sakit Soroka di Beersheba, di mana mereka menjalani serangkaian tes untuk menyingkirkan kemungkinan rabies, penyakit virus mematikan yang menyerang sistem saraf dan dapat mengakibatkan kematian jika tidak diobati.
Setelah insiden tersebut, militer Israel meluncurkan penyelidikan resmi untuk memahami keadaan di balik serangan tersebut.
Lynx merupakan spesies kucing yang ukurannya lebih besar dari kucing biasanya. Lynx yang menyerang manusia (tentara Israel) belum pernah terjadi sebelumnya.
Tentang Lynx Mesir
Dikutip dari Roya News, lynx pada umumnya berukuran panjang antara 60 hingga 90 cm, berat 8 hingga 20 kg, dan tinggi sekitar setengah meter di bahu. Ia memiliki taring panjang, cakar tajam, dan masa hidup 12 hingga 15 tahun di alam liar, dan berpotensi mencapai 20 tahun di penangkaran.
Lynx mampu mencapai kecepatan 80 km/jam dan memangsa hewan pengerat, kelinci liar, dan burung. Lynx juga dapat menyerang hewan yang lebih besar seperti rusa, monyet, domba, dan kambing. Dengan kemampuan memanjat dan melompat yang sangat baik, lynx merupakan predator yang tangguh di habitat aslinya. (Red)






