ENEWS, BONE 》Siswa yang sebelumnya viral terlibat perkelahian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya dipertemukan dan didamaikan oleh pihak sekolah, aparat keamanan, serta pemerintah desa setempat.
Para siswa yang terlibat tersebut merupakan siswa SMPN 1 Cina yang terletak di Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone.
Upaya pembinaan para siswa tersebut di gelar di sekolah SMPN 1 Cina. Hasil pertemuan tersebut, siswa yang terlibat akan diberikan sanksi oleh pihak sekolah berupa pembinaan membersihkan setiap hari selama sepekan dan mendapatkan pengawasan khusus dari guru. Keputusan tersebut disetujui oleh orangtua masing-masing.
Kepala Desa Arasoe Andi Amal Pasha menegaskan bagi seluruh orang tua siswa agar lebih memberikan perhatian bagi anak-anaknya agar tidak melakukan hal-hal yang sifatnya negatif.
“Begitu pula dengan pihak sekolah agar memberikan tindakan tegas bagi siswanya yang melakukan pelanggaran,” kata Andi Amal kepada ENews Indonesia, Senin (19/5/2025).
Ia berharap para guru untuk memantau siswanya agar tidak membawa telepon genggam ke sekolah.
“Jangan lagi ada anak-anak yang membawa hp ke sekolah kemudian setiap saat melakukan sidak tiap kelas karena masih ada sering kami dapatkan anak-anak bolos maupun merokok di luar sekolah,” tandasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cina Yudding Spd, Sekdes Arasoe Andi Asrudi, Bhabinkamtibmas Polsek Cina Bripka Rusdi, Babinsa Koramil Cina Serda Aswan, Ketua Komite A. Syarifuddin, Kades Balieng Toa Taufan, Guru BK SMP Negeri 1 Cina serta orang tua masing-masing siswa yang terlibat.
(Redaksi ENews)






