MAMUJU, SULBAR •• Sekolah di Sulawesi Barat (Sulbar) tidak masuk Top 1000 Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuyaan Sulbar, M Natsir menyampaikan, berbicara prestasi, anak peserta didik di Sulbar tidak juga seperti yang dirilis oleh LTMPT, untuk data perkembangan siswa di Sulbar itu ada peningkatan dari tahun ketahun.
“Siswa kita di Sulbar yang lulus di Perguruan Tinggi dari tahun ke tahun, itu semakin meningkat,” ucap M. Natsir saat menghadiri Podcast Tribun-Sulbar secara virtual zoom, Senin (26/9/2022) malam.
Disampaikannya, mulai dari tahun 2019 itu ada 667 siswa yang lolos di berbagai perguruan tinggi negeri.
Di tahun 2020 ada 827 siswa, 2021 sangat meningkat yaitu 1088 siswa dan tahun 2022 ada 1297 siswa dan ini data dirilis juga oleh LTMPT yang diterima pihaknya.
Disamping itu juga, melalui jalur SNMPTN dan juga melalui ujian tes berbasis komputer itu ditahun 2022 ada sekitar 698 siswa yang lolos di perguruan tinggi.
“Angka yang diberikan oleh LTMPT sulit untuk dibandingkan di Sulbar karena kalau kita bandingkan siswa yang ada di Pulau Jawa, Sumatra, Bali dan pulau-pulau lainnya itu memang kita di Sulbar sangat kecil,” ucapnya.
Kalau kita lihat jumlah siswa yang ada saat ini, SMA dan SMK itu sekitar 50.000 siswa, ketimbang siswa yang ada di beberapa pulau yang ada di Indonesia, utamanya Jawa, Sumatera dan Bali, itu penduduknya besar sehingga satuan pendidikannya juga lebih besar.
“Itulah Kenapa sekolah di Sulbar tidak masuk Top 1000 LTMTP, karena satuan pendidikan di Pulau Jawa banyak sehingga siswanya juga banyak. Tapi dengan angka itu, kita tidak menghilangkan nyali bahwa anak didik kita di Sulbar itu banyak juga yang berhasil dari tahun ketahun masuk di Perguruang Tinggi,” tandasnya. (Enews)






