ENEWSINDONESIA.COM, NTT — Masjid Al-Muqarrabin Labala merupakan salah satu Masjid bersejarah dalam catatan kerajaan Solor Watan Lema atau kerajaan Islam Lima Pantai yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Masjid yang dibangun pada tahun 1928 ini sudah mencapai puluhan tahun, sudah cukup tua, dan bangunannya mulai terlihat lapuk, inilah salah satu faktor masyarakat adat Dusun Labala, Desa Leworaja, Kabupaten Lembata, bulat dalam satu tekad untuk merehabnya kembali.
Pada tanggal 8 hingga 9 Agustus 2022 masyarakat Labala semuanya turut bekerja dalam mensukseskan kegiatan rehab Masjid Al-Muqarrabin.
Tak hanya masyarkat Labala, angota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional asal Lamakera, Ahmad Yohan pun mendukung hajatan masyarkat labala itu, ini terlihat dengan pemberian dana sebesar 200 juta rupiah untuk keperluan rehab Masjid. Ahmad Yohan juga ikut serta dalam peletakan batu pertama.
Tak hanya Ahmad Yohan, Raja Lamakera, Raja Lohayong, Raja Lamahala dan Raja Terong pun ikut serta dalam peletakan batu pertama pada Rabu kemarin
Berdasarkan keterangan dari Madha Mayeli yang juga merupakan warga Labala kepada Enewsindonesia.com melalui pesan WhatsApp, bahwa berkumpulnya raja-raja Solor Watan Lema merupakan momentum bersejarah, silaturahim dan memupuk tali persaudaraan Islam diantara lima kerjaan ini. Kamis, ( 11/8/2022 ) pukul 09.44 WITA.
“Ini kali pertama semua raja-raja Solor Watan Lema datang dan berkumpul di kerajaan Labala, kerajaan Labala ini adala kerjaan yang paling bungsu diantara lima kerjaan Islam Lima pantai,” tuturnya.






