ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada hari ini, Sabtu, tanggal 23 Juli 2022, UKM Seni Budaya Talas Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar aksi teatrikal di depan kampus Unismuh, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 21.00 Wita.
Dalam aksinya, para pengunjuk rasa menyoroti sikap acuh pemerintah terkhusus di Kota Makassar dengan maraknya aksi kekerasan di jalan seperti begal dan kenakalan – kenakalan remaja lain yang juga banyak melibatkan anak di bawah umur.
“Miris melihat anak-anak di bawah umur yang bahkan berstatus siswa Sekolah Dasar, mabuk-mabukan dengan lem dan bersahabat dengan narkoba,” teriak salah satu orator aksi, Sudirman yang juga merupakan Humas UKM Seni Budaya Talas Unismuh.
Sudirman menambahkan, belum lagi maraknya aksi kekerasan di jalan seperti geng motor, pelakunya pun rata-rata anak di bawah umur.
“Kami mempertanyakan dan tidak kunjung memunculkan jawaban mengenai bagaimana peran pemerintah dalam menghadapi fonemena tersebut,” ujarnya dengan menggunakan pengeras suara dan berdiri di atas sebuah kursi dan bertelanjang dada.

Sudirman mewakili para pengunjuk rasa mempertanyakan, apakah pihak pemerintah akan melakukan suatu hal demi menekan angka kenakalan tersebut tersebut yang terus meningkat?
“Karena kita tau anak adalah generasi bangsa yang harus dijaga,” katanya.

Dalam pantauan Enewsindonesia.com, para pengunjuk rasa yang merupakan pegiat seni ini, melakukan aksi teatrikal di tengah jalan dengan memperagakan aksi – aksi kenakalan remaja, seperti mengisap lem, mabuk – mabukkan, dan berbagai peragaan kenakalan remaja lain sebagai bentuk kritik mereka terhadap pemerintah.






