Sikka  

Pemukiman Warga di Nangahale Terancam Hempasan Ombak

Pemandangan turap yang roboh di Desa Nangahale. (Dok. Faidin)

ENEWS, SIKKA •• Akibat cuaca buruk yang berkepanjangan, gelombang tinggi kembali menghantam pemukiman warga di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (26/2/2023).

Kerusakan turap penahan ombak di sepanjang pantai menjadi penyebab utama dampak buruk ini.

banner 728x250

Akibatnya, permukaan jalan di wilayah pantai Desa Nangahale mengalami kerusakan parah, terkikis oleh hempasan ombak yang kuat.

Selain itu, berdasarkan pantauan media Enewsindonesia.com, dua bangunan sekolah dan beberapa rumah warga di pesisir pantai juga terancam rusak.

Kepala Sekolah, Rasman Nurdin, menyampaikan keprihatinannya atas situasi ini. Ia mengungkapkan bahwa dirinya hanya bisa menunggu tindakan dari pemerintah.

Meskipun Bupati Sikka dan BPBD Sikka telah meninjau lokasi dan sempat ada upaya pengerjaan, namun pembangunan turap penahan ombak belum selesai. Penyebab terhentinya pekerjaan tersebut masih belum diketahui secara pasti.

Kepala BPBD Sikka, Yohanes Laba, tidak memberikan tanggapan saat dimintai keterangan mengenai kondisi darurat yang dihadapi warga pesisir pantai Nangahale.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo (Robi Idong), melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu, 26/2/2023, malam, menanggapi laporan tersebut.

Ia menyatakan akan segera memerintahkan pihak terkait untuk melanjutkan pengerjaan turap penahan ombak.

Jurnalis: Faidin





Tinggalkan Balasan