Wajo  

Pemkab Wajo Luncurkan SIKAP MARADEKA, Absensi ASN Gunakan Sensor Wajah

Foto: Bupati Wajo, Andi Rosman saat menjelaskan aplikasi Sistem Informasi Kehadiran Pegawai (SIKAP) MARADEKA pada apel pagi di Lapangan Kantor Bupati Wajo, Rabu (1/4/2026). (*)

ENEWS, WAJO ••》Pemerintah Kabupaten Wajo meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kehadiran Pegawai (SIKAP) MARADEKA pada apel pagi di Lapangan Kantor Bupati Wajo, Rabu (1/4/2026).

Bupati Wajo, Andi Rosman, mengatakan aplikasi tersebut diterapkan untuk meningkatkan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan publik.



“SIKAP MARADEKA ini dikeluarkan karena kami tidak ingin ada pegawai yang absen dari rumah. Itu tidak mencerminkan kedisiplinan ASN,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sistem absensi menggunakan teknologi pengenalan wajah (face recognition) yang terhubung langsung dengan pimpinan.

ASN diwajibkan melakukan absensi dalam radius maksimal 5 meter dari kantor atau OPD masing-masing.

“Kalau lewat dari radius itu, sistem menganggap tidak hadir,” jelasnya.

Andi Rosman meminta seluruh ASN menggunakan aplikasi tersebut secara benar dan tidak disalahgunakan.

“Ini demi meningkatkan kedisiplinan kerja sebagai pelayan masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia mengimbau ASN untuk menggunakan kendaraan roda dua saat ke kantor, kecuali untuk kepentingan dinas tertentu.

Pemkab Wajo juga akan mengubah sistem apel pagi yang sebelumnya dilakukan Senin hingga Kamis menjadi satu kali dalam sepekan, yakni setiap hari Senin, mulai pekan depan.

Sementara itu, penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) di lingkup Pemkab Wajo masih dalam tahap kajian oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

“WFA dari pemerintah pusat sudah ada, tapi kami masih mengkaji hari yang tepat untuk diterapkan di Wajo,” tandasnya. (Andi Ikbal)





Tinggalkan Balasan