ENEWS, SINJAI ••》Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif bersama Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda resmi meluncurkan Gerakan Stop Malas Gerak agar Mandiri Pangan dari Pekarangan (Stop Mager agar Mapan), Kamis (30/7/2026).
Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan daerah dan menekan laju inflasi melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah maupun kantor secara produktif.
Peluncuran ditandai dengan penyerahan bibit cabai kepada perwakilan instansi, dilanjutkan penanaman pohon pepaya varietas California di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sinjai. Kegiatan dihadiri Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah, serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan Sinjai.
Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati Arif menegaskan kemalasan bergerak bukan sekadar masalah fisik, melainkan penghambat produktivitas.
“Mari kita biasakan berkebun, mencangkul, menanam, dan merawat tanaman. Mulai dari lingkungan sendiri untuk mewujudkan Sinjai berdaulat pangan,” ujarnya.
Ia meminta Dinas Pertanian menyediakan bibit unggul dan pendampingan teknis, Dinas Kesehatan mengampanyekan manfaat fisik berkebun, serta Camat, Lurah, Kepala Desa dan TP-PKK menjadi penggerak di tingkat masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sinjai A. Himawan Saleh menyatakan ASN diharapkan menjadi pelopor.
“Kita ingin semangat ini menyebar dari lingkungan kantor dan rumah ASN ke seluruh masyarakat, sehingga setiap rumah menjadi lumbung pangan kecil keluarga,” jelasnya.
Pemerintah daerah menargetkan gerakan ini menjadi program prioritas, meningkatkan kesejahteraan warga, dan menjadikan Sinjai lebih mandiri menghadapi tantangan pangan.






