Mengintip Kondisi MIS Muhammadiyah Al-Fatah Nangahale yang Memprihatinkan

ENEWSINDONESIA.COM, NTT – MIS Muhammadiyah Al-Fatah Nangahale merupakan sekolah yang berdiri cukup lama di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Namun saat ini kondisi fisik dan fasilitas sekolah sangat tidak memadai untuk dilakukannya kegiatan belajar mengajar sebagaimana sekolah-sekolah lain yang ada di sekitarnya.

     
 

Sejauh ini sokolah MIS Muhammadiyah Al-Fatah Nangahale masih bertahan di dalam kondisi sekolah yang cukup menyita perhatian, sejauh ini pelaksanaan kegiatan belajar mengajar terus berjalan seadanya.

“Kalau musim hujan air bisa masuk, bahkan plafon bagian atap sekolah kadang tercabut karena air masuk,” ungkap kepala sekolah Rasman Nurdin, S.PdI, Sabtu (12/11/2022).

Foto: kepala sekolah MIS Muhammadiyah Al Fatah, Rasman Nurdin

Apa lagi kalau musim barat, lanjut Kepsek, air laut dan sampah masuk sampai ke sekolah karena tanggul pemenahan ombak yang tepat berada di depan jalan raya bertepatan di depan sekolah yang berfungsi untuk menahan ombak rusak parah, ditambah pagar sekolah yang masih terbuat dari potongan kayu.

Foto: air laut yang tergenang di teras sekolah

“Air laut kalau musim barat, masuk ke halaman sekolah bahkan hempasan ombak sampai masuk ke dalam ruang sekolah dan ini bisa mempengaruhi kegiatan belajar siswa,” lanjutnya.

Foto: Tampak plafon sekolah yang mulai berjatuhan

“Kadang kalau musim barat anak sekolah kami liburkan sampai selesai musim barat,” sambungnya.

Lebih jauh Kepsek menjelaskan, sekolah ini sudah menjadi tempat bermain anak-anak yang bisa menyebabkan kerusakan pada kaca jendela, pintu, dan bangku sekolah patah karena tidak ada petugas yang menjaga.

“Yang kita dapati beberapa fasilitas sekolah yang rusak ringan dan rusak parah sangat tidak memungkinkan untuk bisa diperbaiki dengan biaya yang sedikit, jadi sejauh ini kami pihak sekolah hanya mengharapkan dana BOS untuk perbaikan beberapa kebutuhan sekolah seperti meja, daun pintu, kursi, dan atap sekolah,” tandasnya.

Dengan kondisi seperti ini, Kepsek menuturkan merasa kasihan pada anak murid yang mana dari peralatan kegiatan belajar mengajar yang belum memadai ditambah lagi dengan kerusakan-kerusakan yang ada.

“Maka dari itu sebenarnya kondisi bangunan sekolah MIS Muhammadiyah Al-Fatah Nangahale ini bisa dibilang sangat butuh perhatian ini,” ucapnya.

Dia menyebut sampai saat ini belum ada sentuhan pemerintah terkait suntikan dana yang mau membantu sekolah ini.

Kepsek berharap perhatian pemerintah agar murid-murid bisa beraktifitas kembali dan nyaman dalam melakukan proses belajar mengajar. (Faidin)

 

Tinggalkan Balasan