Mattompang, Cara Perantau Asal Bone di Morowali Rayakan Tahun Baru Islam

Foto: sejumlah perantau asal Kabupaten Bone di Morowali, Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Pemerhati Budaya Parewa Bessi. (ENews)

ENews, Morowali •• Merayakan tahun baru Islam 1 Muharram 1447, sejumlah perantau asal Kabupaten Bone di Morowali, Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Pemerhati Budaya Parewa Bessi menggelar kegiatan penyucian benda pusaka dirangkaikan diskusi budaya dan agama.

Kegiatan yang dikenal dengan Mattompang itu digelar di Pendopo Keurea, Kecamatan Bahodopi (belakang Masjid jalan masuk bandara), Kabupaten Morowali, Kamis (26/6/2025) sekira pukul 19.40 Wita malam.

banner 728x250

Sejumlah pusaka warisan leluhur Bugis Bone berupa badik, keris, tombak dan lainnya disucikan dalam perayaan tahun baru Islam tersebut.

“Hal ini kami lakukan salah satu tujuannya yakni melestatikan budaya Nusantara terkhusu Bone yang sudah turun temurun dilaksanakan. Walau kami ada di perantauan,” ujar salah satu anggota Pemerhati Budaya Parewa Bessi di Morowali, Aji Saka kepada ENews Indonesia, Jumat (27/6/2025).

Aji Saka berharap dengan kegiatan ini, generasi Bugis Bone tetap mengenal tradisi dan peninggalan-peninggalan leluhur.

Mattompang bukan hanya ritual perawatan benda, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan budaya dan sejarah Kabupaten Bone,” tandasnya. (Red)





Tinggalkan Balasan