ENEWS, BONE •• Seorang mahasiswi bernama Dinda Sri Wahyuningsih, warga Desa Palongki, Kecamatan Tellusiatinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengaku diteror oleh orang tak dikenal (OTK) saat berkendara pulang ke rumahnya.
Kepada awak media, Dinda menceritakan bahwa kejadian itu bermula ketika ia hendak pulang ke rumahnya di Desa Palongki, Kecamatan Tellusiattinge sekitar pukul 22.00 Wita, Senin, 8 Juli 2024 lalu.
Insiden tersebut terjadi di Desa Galung, Kecamatan Ulaweng (poros Amali dan Palongki), Kabupaten Bone.
“Saat saya merasa dibuntuti pria itu, saya berhenti sejenak dan dia juga berhenti, lalu memarkir motornya di bawah rumah warga di Desa Galung,” kata Dinda saat menceritakan pengalamannya kepada awak media pada Rabu, 10 Juli 2024.
Lebih lanjut, mahasiswi semester 2 STIH ini menuturkan bahwa ia melanjutkan perjalanan ke rumahnya. Namun, tiba-tiba pria yang membuntutinya tadi muncul dari belakang dan langsung menarik tangan kanannya.
“Saat itu saya berhenti karena masih merasa dibuntuti. Kemudian, dia datang dan langsung memegang tangan saya. Karena panik, saya tancap gas, kemudian terjatuh karena tangan saya dipegang pria tersebut,” ungkapnya.
Setelah terjatuh dari motor, Dinda berusaha melarikan diri dan meninggalkan motornya.
Namun, pria itu turun dari motornya dan kembali mengejarnya. Dinda pun berteriak meminta tolong.
Akibatnya, pria itu kembali ke motornya (berhenti mengejar Dinda) dan melarikan diri.
“Sendirian itu laki-laki, Kak. Entah apa maksudnya dia ganggu saya,” ujarnya.
Dinda mengaku trauma dengan kejadian tersebut. Pada Rabu, 10 Juli 2024 malam, Dinda melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolres Bone. (Tim Enews)






