Majene  

KPK Sambangi Pemkab Majene, Pewarta Dilarang Meliput

Foto: Dua pewarta berdiri di depan ruangan pertemuan KPK dan Pemkab Majene dengan pintu yang ditutup rapat. (Dok. Aldo)

ENEWSINDONESIA.COM, MAJENE – Kedatangan salah satu perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat untuk audiens dengan Pemkab Majene berlangsung tertutup, Jumat (1/9/2023).

Bahkan para pewarta pun tidak diizinkan untuk meliput kegiatan tersebut.



Dari informasi yang dihimpun, kedatangan tim dari KPK tersebut guna membahas tentang tata kelola pemerintahan antara KPK dan Pejabat Pemkab Majene.

“Awalnya saya dan media lain berada di dalam ruangan tempat berlangsungnya kegiatan untuk meliput tetapi ada bisikan dari salah satu panitia dengan mengatakan agar berada di luar sambil diminta menyampaikan ke media lain untuk keluar dari ruangan sehingga kami keluar,” ucap salah seorang wartawan, Ali Muhtar.

Komentar serupa ikut disampaikan oleh wartawan Radar Sulbar, Mabrur yang ikut kesal atas adanya ruang akses media yang terkesan dilarang untuk diliput.

“Dari tadi pagi kami di sini menunggu untuk bertemu KPK demi melaksanakan tugas sebagai jurnalis, namun ini sungguh sangat mengecewakan karena kami tidak diberikan ruang untuk meliput tanpa ada alasan yang jelas,” ujarnya kesal.

“Tidak salah kalau kita semua curiga apalagi jadwal sebelumnya KPK dan pejabat Pemkab Majene akan bertemu di ruang pola kantor Bupati Majene tetapi malah dipindahkan ke gedung kantor BPMP,” tambah Mabrur.

Hingga berita ini diterbirkan, para pewarta tak juga diizinkan untuk meliput kegiatan para pejabat negara tersebut.

(Arfan Renaldi)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan