ENEWSINDONESIA.COM, SULTENG – Ketua Umum KONI Parigi Moutong Faisan Badja menerima kunjungan perwira penghubung (Pabung) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi tengah Kodim 1306/ Donggala yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Liga Santri Seri Kabupaten Parigi Moutong Mayor TNI (Inf) Gatot Subagja didampingi Sekertaris Panitia Ari Syafrul di rumah jabatan wakil ketua DPRD di Kelurahan Kampal Kecamatan Parigi, Jumat (06/05/2022) malam.
Pabung Kabupaten Parigi Moutong, Kodim 1306/ Donggala Gato Subagja mengatakan, kedatangannya malam ini berdua dengan sekertaris panitia dalam rangka rencana kegiatan persiapan yang akan dilakukan sepak bola Liga Santri Piala KASAD, yang akan dilaksanakan serentak di kabupaten kota se Indonesia pada tanggal 20 Juni sampai 30 Juli 2022, sekaligus juga silaturrahmi lebaran.
“Sebagai perwira penghubung, kami menyampaikan ini kepada KONI Parigi Moutong sebagai induk olahraga di Kabupaten Parigi Moutong, mudah – mudahan Liga Santri piala KASAD ini mendapat dukungan dari KONI Parigi Moutong,” kata Gatot Subagja.
Kehadiran ini juga lanjutnya, sebagai bentuk silaturahim untuk selalu membangun hubungan tidak hanya dalam dalam bidang olahraga.
Lanjut dia, Liga Santri piala KASAD yang merupakan program PSSI dan TNI ini, akan terus bergulir ke tingkat Propinsi pada bulan Agustus -September dan sampai ke tingkat Nasional September – Oktober 2022.
“Yang berprestasi di tingkat Kabupaten/kota, akan lanjut ke propinsi berhadapan dari daerah lain, mereka yang menang tingkat propinsi akan menjadi perwakilan untuk bertenu propinsi lain di tingkat nasional, ” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Parigi Moutong Faisan Badja mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan sepak bola Liga Santri piala KASAD, yang tentunya dalam hal ini akan berkoordinasi dengan Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Kabupaten Parigi Moutong bersama KONI Kabupaten.
“Dengan adanya Liga Santri ini akan melahirkan atlet sepakbola berbakat, yang nantinya akan membawa nama daerah pada event tingkat nasional melalui PSSI, ” harapnya.
“Insya Allah pelaksanaan ini akan berjalan lancar, dan ada perwakikan kita nantinya yang akan maju sampai ke tingkat nasional,” ucapnya.
Sementara itu Ari Syafrul selaku Sekertaris Panitia Pelaksana kegiatan mengatakan bahwa pihaknya sudah mendata empat Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Parimo yang sudah bersedia yakni, satu Ponpes di Kecamatan Sausu, satu di Kecamaan Mepanga dan dua Ponpes dari Kecamatan Parigi dan bahkan masih bisa bertambah karena waktu pendaftarannya akan dibuka 17 Mei hingga 17 Juni 2022.






