ENEWS, Wajo  

Klaim JKM Diduga Mandek, Keluarga Datangi BPJS Wajo

Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wajo. (Dok. Ikbal)
Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wajo. (Dok. Ikbal)

ENEWS, WAJO – Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Wajo kembali menjadi sorotan. Keluarga almarhumah Ernawati, peserta mandiri BPJS Ketenagakerjaan, mendatangi Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Dahlia, Sengkang, Rabu (15/7/2026), untuk mempertanyakan kejelasan pencairan klaim Jaminan Kematian (JKM) yang hingga kini disebut belum terselesaikan.

Menurut pihak keluarga, pengajuan klaim telah dilakukan sejak 2024. Seluruh dokumen yang dipersyaratkan disebut telah diserahkan kepada petugas, namun hingga hampir dua tahun berlalu belum ada kepastian mengenai status maupun perkembangan proses klaim.

JS, perwakilan keluarga almarhumah, mengaku kecewa atas minimnya informasi yang diterima dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Pada tahun 2024 kami sudah menyerahkan seluruh berkas kepada pihak BPJS. Saat itu kami diminta menunggu panggilan dan dijanjikan akan dihubungi melalui telepon. Namun sampai sekarang tidak ada informasi apa pun,” ujar JS kepada ENews Indonesia, Sabtu (18/7/2026).

Karena tidak kunjung memperoleh kabar, keluarga kembali mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan sejauh mana proses klaim yang telah diajukan.

“Kami hanya ingin kepastian. Kalau memang ada kekurangan berkas, sampaikan. Kalau sudah diproses, jelaskan sudah sampai di mana. Jangan dibiarkan menggantung selama bertahun-tahun,” tegasnya.

Keluarga menilai kepastian informasi merupakan hak peserta maupun ahli waris. Mereka berharap BPJS Ketenagakerjaan memberikan penjelasan secara terbuka agar persoalan tersebut tidak terus berlarut.

Berdasarkan data yang diterima keluarga dari pihak BPJS Ketenagakerjaan, almarhumah Ernawati dengan NIK 73130******, lahir di Botto Tenne pada 20 Maret 1969, beralamat di Jalan Bangau, Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui kanal Perisai sejak 22 Januari 2024.

Hingga berita ini diturunkan, BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Wajo belum memberikan keterangan resmi terkait status klaim Jaminan Kematian (JKM) atas nama almarhumah Ernawati maupun alasan belum dicairkannya klaim yang menurut keluarga telah diajukan sejak 2024.

ENews Indonesia masih berupaya mengonfirmasi pihak BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Wajo guna memperoleh penjelasan dan hak jawab atas persoalan tersebut. (Andi Ikbal)





Tinggalkan Balasan