ENEWSINDONESIA.COM, TAKALAR – Ketua Ikatan Penilai Pemerintah Indonesia (IPPI) Cabang Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Muslim Tarru menyoroti kelakuan oknum ASN yang bertindak arogan. Muslim mengharap Pj Bupati dan Sekda Takalar menindaki kelakuan oknum ASN yang diketahui terjadi pada tahun 2022 tersebut.
Muslim Tarru menyebut sikap salah satu Pegawai Kantor Kecamatan Mappakasunggu tidak beretika masuk ke rumahnya dan melakukan pengambilan berkas kantor yang dibawa oleh salah satu staf honorer Kecamatan Mappakasunggu pada bulan September tahun 2022 lalu.
“Sampai sekarang belum ada tindakan yang diambil oleh Sekda Takalar sebagai ketua dewan etik ASN dikabupaten Takalar. Saya sebagai Ketua IPPI berharap bapak Pj Bupati Takalar dan Sekda Takalar bisa menindaki ASNnya yang tak beretika itu karena sampai sekarang belum ada tindakan yang diberikan kepada oknum ASN ini,” harapnya, Jumat (7/4/2023).
Sebelumnya, Bung Mus sapaan akrab Muslim Tarru juga mengatakan bahwa menjadi pertanyaan bagi dirinya atas sikap FR yang seolah-olah memaksakan tanpa melihat aturan dan tanpa diperhadapkan dengan pimpinan dalam hal ini Camat Kecamatan Mappakasunggu.
Ketua IPPI Sulsel yang juga menyikapi hal tersebut waktu itu, Andy Kahar Budianto menyesalkan perihal permasalahan yang terjadi di rumah kadernya di Kabupaten Takalar dan berharap semoga Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar bisa menindaki oknum ASN tersebut untuk lebih mengedepankan Etika saat bertugas.
“ASN itu adalah panutan disetiap masyarakat, tidak semestinya berkelakuan seperti itu. Saya harap bapak Bupati selaku Top Leader pemerintahan kabupaten takalar untuk segera menindaki secara tegas oknum yang berulah seperti itu.” tegas Andy Kahar Budianto ketua IPPI Sulsel yang juga dikenal sebagai jendral demo di Makassar. (*)
(Reski)






