ENEWSINDONESIA.COM, SIKKA – Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Waipare, Marhamatul Aliyah Kholik angkat bicara terkait ditudingnya dirinya memberhentikan salah satu guru honorer bernama Mardiyah. Ia menyatakan tidak tahu menahu terkait hal tersebut.
Hal itu diungkapkan Kepsek saat Enews Indonesia menyambangi ruangannya di SMP Muhammadiyah Waipare, Jalan Nairoa, Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (4/2/2023).
Dirinya mengarahkan pihak media agar langsung menghubungi bagian Humas Yayasan atau Ketua PDM Sikka.
” O… saya tidak tau apa-apa soal ini, langsung saja ketemu bagian humas yayasan PDM atau Ketua PDM di Waioti ya, langsung ketemu Pak Ikhsan mungkin bisa atau Pak Khaidir, maaf,” ujarnya.
Dirinya menerangkan jatah jam mengajar yang tidak diberikan kepada Mardiyah bahwa dirinya tidak tahu sama sekali dan menyampaikan bahwa itu semua keputusan yayasan.
“Ya, semua tergantung yayasanlah ha’a, Kepala Sekolah mengikuti yayasan, seperti itu, silahkan ke yayasan ya, semuanya sudah ada di yayasan, silahkan bicara dengan yayasan saja, saya tidak bisa berstatemen apa-apa,” ujarnya.
Lebih jauh iya menyatakan bahwa semuanya baik-baik saja.
“Konfirmasi ke yayasan saja langsung, nanti akan dijelaskan semuanya, ya…,” pungkasnya.
Jurnalis: Faidin
Editor: Abdul Muhaimin






