banner 728x250 . banner 728x250
Bone  

Keluhkan Talud yang Roboh di Bakungnge, Warga Berharap Segera Dibenahi

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Proyek pembangunan jalan ruas Ujung Lamuru – Palatta’e – Bojo, Kabupaten Bone yang sementara berjalan dan beberapa tahap telah selesai. Namun terdapat bagian talud yang roboh dan dibiarkan tanpa perbaikan, kini dikeluhkan warga setempat.

Diketahui proyek ini dibawah naungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan proyek dikerjakan oleh PT. CITRA PRIBUMI TEKNIK PERKASA dengan panjang total 15,15 km, yang ditangani pada dua tahun anggaran (2020 – 2021). Penanganan jalan ini dilaksanakan pada lima kecamatan, yakni Libureng, Kahu, Petimpeng, Ponre, dan Kajuara. Penanganan tahun 2021 sepanjang 8,75 km, saat ini masih sementara progres pengerjaan.

banner 728x250

Salah satu warga Bakungnge, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone yang tak ingin disebutkan identitasnya mengatakan bahwa ada talud yang rusak di daerahnya.

“Ada talud yang roboh sekitaran 1 bulan tapi tidak mendapat perhatian dari pihak terkait. Panjangnya kurang lebih 10 meter dan tingginya sekitar 3 meter dan belum diperbaiki hingga saat ini,” ungkap warga yang berinisial A tersebut kepada Enewsindonesia.com, Senin (20/9/2021).

Sementara itu Pejabat Pelaksana Teknis (PPTK) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi-selatan, Hasanuddin menerangkan bahwa kerusakan tersebut akan dikerjakan dalam waktu dekat ini.

“Masih tahap pengerjaan, akan kami perbaiki itu nanti, masih tahap pengerjaan. Sampaikan saja ke kontraktornya,” terang Hasanuddin saat dikonfirmasi, Senin (20/9/2021).

Pihak pelaksana PT. CITRA PRIBUMI TEKNIK PERKASA, Sukirman menjelaskan bahwa kerusakan tersebut akan segera dikerjakan dan masih ada kendala.

“Lagi mau dikerjakan pak, mau ambil pasir masih susah pak, masih banjir. Mau dikerjakan itu pak karena itu tanggungannya kontraktor,” jelas Sukirman saat dikonfirmasi.

Masyarakat berharap kerusakan tersebut bisa dibenahi secepatnya karena berdampak ke lahan pertanian warga.

“Semoga bisa dibenahi secepatnya karena berdampak ke sawah, dan kerusakan tersebut terus melebar,” tutup warga berinisial A saat ditemui di kediamannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *