Pemilu  

Kampanye Hitam Terpa Paslon Capub Wajo “Pammase”

Foto : Baso Makkasau (Juru Bicara Pammase).

ENEWS PEMILU •• Menjelang perhelatan akbar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 berbagai isu menarik bermunculan di berbagai daerah. Mulai dari saling serang antar pendukung, bahkan tak sedikit yang melakukan Black Campaign (kampanye hitam).

Seperti isu yang menjadi pembahasan hangat di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel).



Diketahui, di Kabupaten Wajo terdapat dua Pasangan Calon (Paslon) yang akan bertarung di Pilkada Wajo. Paslon tersebut yakni Andi Rosman-dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman) dan Amran Mahmud-Amran SE (Pammase).

Salah seorang warga Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo bernama Andi Azis AP kini menjadi sorotan.

Dalam sebuah unggahan video di sosial media, nampak Andi Azis AP mengaku bahwa dirinya merupakan koordinator camat (korcam) tim pemenangan paslon “Pammase” yang beralih dukungan ke “Ar rahman”.

Dalam video tersebut, Andi Azis mengaku berpindah dukungan karena melihat tak ada perubahan semenjak kepemimpinan “Pammase” yang merupakan paslon cabup incumben.

“Saya korcam pak Amran atas nama Andi Asiz AP, saya menyaksikan selama tiga tahun saya bersama Pammase sampai detik ini, saya melihat tidak ada perubahan di Wajo, dan sekarang saya beralih ke Ar rahman,” ucap Andi Azis dalam video yang berdurasi 1.22 detik itu.

Menanggapi video tersebut, Tim Pemenangan Pammase melalui juru bicaranya (jubir) menyampaikan bahwa pernyataan yang disampaikan itu tidak benar.

“Tidak benar bahwa bapak Andi Asis mantan Korcam Pammase,” tegas Baso Makkasau selaku Jubir Pammase kepada Enews Indonesia, Sabtu (21/09/24).

“Yang bersangkutan kami telusuri memang pernah menjadi tim Bapak Amran Mahmud, tetapi dia berkhianat mengalihkan dukungannya saat itu kepada Alm. ASK yang saat itu menjadi Ketua Nasdem Wajo yang juga merupakan Bakal Cabup Wajo pada 2019 lalu, dan saat itulah Bapak Andi Asis pindah ke NasDem sebagai Ketua DPC Nasdem Sajoanging,” sambung Baso.

Selain menanggapi video, Baso juga menjelaskan bahwa sosok Amran Mahmud adalah pemimpin yang amanah dan selalu sabar meskipun kerap mendapat tudingan miring.

“Pammase adalah pemimpin yang amanah, beliau tidak pernah khianat, justru orang yang tidak amanah mengkhianatinya,” terang Baso.

Baso juga mengajak seluruh pendukung Pammase jangan terprovokasi oleh tim paslon lain.

“Harus tetap tenang dan bekerja menuju kemenangan mutlak pada perhelatan pilkada nantinya,” tutup Baso.

Jurnalis: Andi Muhammad Ikbal





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan