Pemilu  

Jubir Ar-Rahman: Kami Sarankan Makkasau Jaga Lisan

Foto: Nurwansyah, Juru Bicara Paslon Ar Rahman.

ENEWS PEMILU •• Juru bicara (jubir) bakal pasangan calon (bapaslon) Andi Rosman – dr. Baso Rahmanuddin (Ar-Rahman), Nurwansyah menganggapi pernyataan jubir bapaslon Amran Mahmud – Amran SE (Pammase) yakni Baso Makkasau yang lancang menyebut rakyat Wajo sebagai penghianat.

“Tim pemenangan paslon kurang tepat menjustfikasi pilihan politik seseorang. Apalagi sampai menyematkan istilah kasar, menyebut rakyat sebagai penghianat adalah kekeliruan. Sebab, apa yang disampaikan Andi Azis saat peresmian posko Ar-Rahman itu adalah hak pribadi,” ungkap Nurwansyah, Ahad 22 September 2024.

banner 728x250

Lebih lanjut Nurwansyah menyampaikan, jika istilah kasar seperti itu dilontarkan terus menerus kepada rakyat Wajo yang mendukung Ar-Rahman maka besar kemungkinan 80 persen rakyat Wajo akan disebut penghianat oleh Makkasau.

Pernyataan Makkasau ini sebut Nurwansyah, sangat berbahaya bagi Pilkada Wajo dan tentu akan berbahaya bagi silaturahim pribadi Makkasau.

“Situasi saat ini, dukungan rakyat terus meningkat kepada Ar-Rahman. Ini menunjukan dukungan rakyat kepada Ar-Rahman akan linier dengan suara partai politik pendukung dan pengusung Ar-Rahman pada pemilu 2024 yang mencapai 80 persen dari pemilih di Wajo, artinya berpotensi bahkan bisa lebih 170 ribu orang akan bersama Andi Azis memilih Ar-Rahman maka kami ingatkan saudara Makkasu supaya menjaga lisan,” tegas Nurwansyah.

Hal senada juga disampaikan Mantan Ketua Nasdem Wajo, Andi Gusti Makkarodda yang dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp.

Andi Gusti mengaku beberapa kali mendatangi dan mengajak Andi Azis supaya bergabung pada partai NasDem.

“Saya beberapa kali bertemu pak Andi Azis di Jalang. Hajatan masuk rumah barunya pun saya hadir. Bahkan beliau sering bonceng saya ke Masjid untuk shalat berjamaah,” terang Andi Gusti.

Menurutnya, Andi Azis adalah loyalis Amran Mahmud, itu adalah fakta, bahkan setelah bergabung di partai Nasdem pun tetap memfasilitasi Amran Mahmud jika berkunjung ke Jalan Sajonging.

Ia menegaskan, pernyataan Makkasau, kurang tepat menyebut Andi Azis sebagai pribadi yang tidak amanah dan berkhianat karena tidak ada rakyat yang berkhianat tetapi sebaliknya. pemimpin yang diperjuangkan oleh rakyat, kadang menghianati amanah dan perjuangan rakyat.

“Kalau saya mungkin ada baiknya adinda Makkasu mencoba cooling down dululah, banyakji psikiater atau psikolog bisa ditemui untuk konsultasi,” kelakar Andi Gusti.

Sebelumnya diwartakan, salah seorang warga Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo bernama Andi Azis AP kini menjadi sorotan.

Dalam sebuah unggahan video di sosial media, nampak Andi Azis AP mengaku bahwa dirinya merupakan koordinator camat (korcam) tim pemenangan paslon “Pammase” yang beralih dukungan ke “Ar rahman”.

Dalam video tersebut, Andi Azis mengaku berpindah dukungan karena melihat tak ada perubahan semenjak kepemimpinan “Pammase” yang merupakan paslon cabup incumben.

“Saya korcam pak Amran atas nama Andi Asiz AP, saya menyaksikan selama tiga tahun saya bersama Pammase sampai detik ini, saya melihat tidak ada perubahan di Wajo, dan sekarang saya beralih ke Ar rahman,” ucap Andi Azis dalam video yang berdurasi 1.22 detik itu.

Menanggapi video tersebut, Tim Pemenangan Pammase melalui juru bicaranya (jubir) menyampaikan bahwa pernyataan yang disampaikan itu tidak benar.

“Tidak benar bahwa bapak Andi Asis mantan Korcam Pammase,” tegas Baso Makkasau selaku Jubir Pammase kepada Enews Indonesia, Sabtu (21/09/24).

“Yang bersangkutan kami telusuri memang pernah menjadi tim Bapak Amran Mahmud, tetapi dia berkhianat mengalihkan dukungannya saat itu kepada Alm. ASK yang saat itu menjadi Ketua Nasdem Wajo yang juga merupakan Bakal Cabup Wajo pada 2019 lalu, dan saat itulah Bapak Andi Asis pindah ke NasDem sebagai Ketua DPC Nasdem Sajoanging,” sambung Baso.

Selain menanggapi video, Baso juga menjelaskan bahwa sosok Amran Mahmud adalah pemimpin yang amanah dan selalu sabar meskipun kerap mendapat tudingan miring.

“Pammase adalah pemimpin yang amanah, beliau tidak pernah khianat, justru orang yang tidak amanah mengkhianatinya,” terang Baso.

Diketahui, di Kabupaten Wajo terdapat dua Pasangan Calon (Paslon) yang akan bertarung di Pilkada Wajo. Paslon tersebut yakni Andi Rosman-dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman) dan Amran Mahmud-Amran SE (Pammase).

(Andi Muhammad Ikbal)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan