Bone  

IPM Bone Naik 3 Poin, Pertumbuhan Ekonomi Terkondisi Gegara Ini

Foto: Berpose bersama sejumlah OPD bersama Forkopimda Bone. (Dok. Enews)

ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Setelah melewati rangkaian rencana pembangunan mulai dari usulan tingkat desa dan kelurahan kemudian lanjut ke
Musrenbang kecamatan hingga Forum OPD, maka sampailah pada kegiatan
Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah
(Musrenbang RKPD) Kabupaten Bone Tahun 2025.

Kegiatan tersebut digelar Pemerintah
Kabupaten Bone, dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda), Kamis (28/3/2024) di Ballroom Sentosa, Novena Hotel, Jl Jend Ahmad Yani Kelurahan Jeppe’e Kecamatan Tanete Riattang Barat.



Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Determinan Perekonomian Daerah Yang Inklusif dan Berkelanjutan”, dibuka langsung Pj Bupati Bone, Drs H Andi Islamuddin, MH.

“Tujuan Musrenbang RKPD adalah untuk penyempurnaan atas proses
penyusunan RKPD para pemangku kepentingan terkait rencana keja yang
akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2025,”
ungkapnya.

Islamuddin juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah agar
betul-betul membuktikan kerja nyata dari dokumen perencanaan yang
telah disusun.

“Saat ini ada penurunan tingkat trust atau kepercayaan masyarakat
terhadap lembaga pemerintahan, semua yang kita kerjakan dianggap
salah.

“Olehnya itu, melalui hasil musrenbang ini, bangun trust terhadap masyarakat, perencanaan yang dibuat jangan sekadar jadi konsep, akan tetapi direalisasikan,” imbuhnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Bone, Dr H Ade Fariq Ashar, SSTP MSi dalam laporannya memaparkan secara panjang lebar mulai dari Mekanisme Penyusunan RKPD, juga Lima Capaian Indikator Makro Kabupaten Bone 2023.

Dijelaskannya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 70,25 persen, pertumbuhan ekonomi 3,77 persen, persentase penduduk miskin, 10,53 persen, indek gini 0,389 persen dan Tingkat Pengangguran terbuka 2,88 persen.

“IPM Bone naik 3 poin 70,25 poin, sedangkan pertumbuhan ekonomi terkoresksi dan ini bukan hanya Bone tapi se-Sulsel, dari 5,23 turun 3,77 persen penyebabnya diantaranya: El Nino dan krisis energi listrik. Penduduk juga menurun dari 10,53 dari 10,58, yah, sekitar 4000 jiwa,” terangnya.

Lebih lanjut, Kaban juga membeberkan sepuluh proyek strategis
menunjang visi misi KDH dan Konstruksi tahun 2024 dengan total
Rp56.690.199.500.

“Diantaranya penanganan long segment atau pemeliharaan rutin, berkala/peningkatan konstruksi ruas jalan Usa-Cumpiga, Panyula-Pallette, Penggantian jembatan Sungai Angkue, Rehabilitasi Kantor Bupati tahap II, Rehabilitasi jaringan irigasi DI Mallinrung dan DI Tolaga,” bebernya.

Juga pembangunan Sub Biang jalan melali DAK Fisik 2024 dengan total
pagu Rp55.126.453.000.

“Juga ada DAK fisik tematik Tahun 2024 dengan total anggaran Rp32.564.284.000,” paparnya.

Selain itu, terdapat juga 1632 pokir. Ade berharap usulan pokir sejalan dengan usulan di Musrenbang.

“Pokir yang baik adalah pokir yang senafas dengan usulan Musrenbang,” imbuhnya.

Sementara, Pj Gubernur Sulsel diwakili Kadis Kominfo Sulsel, A Winarno Eka Putra SSTP MH menyampaikan dalam sambutannya, “Pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2025 sangatlah penting dalam kerangka sistem perencanaan daerah. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi serta menyatukan pandangan
tentang banyak hal menyangkut urusan pemerintahan dan juga pembangunan
secara luas,sehingga program-program pembangunan selalu searah dan
selaras dengan pembangunan di tingkat
provinsi dan nasional.”

Dalam kegiatan musrenbang itu juga dilakukan pemberian Musrenbang
Award 2024 dan ditutup dengan kegiatan Diskusi Panel. (Rosdiana Sulja)





Editor: Abdul Muhaimin