ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Ketua Umum Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (Kepmi Bone) Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Taro Ada Taro Gau (TATG) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Awal mendukung penuh pembentukan Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba di Kabupaten Bone.
Menurutnya, penggunaan narkoba hanya membawa dampak negatif dan merusak tubuh. Di sisi lain, akan merusak kondisi perekonomian keluarga.
“Narkoba hanya membawa kerugian baik secara fisik maupun sosial dan ekonomi. Harus ada gerakan dari masyarakat seperti para oemuda untuk saling mengingatkan atau Sipakainge,” tegas Awal kepada Enewsindonesia.com, Senin (5/2/2024).
Menyadari bahaya narkoba, Awal mengajak generasi muda agar menjauhi barang haram tersebut. Cara yang dapat ditempuh dengan kegiatan positif dan bernilai prestasi. Selain mampu menghindari diri dari narkoba juga menjadi wahana mengembangkan potensi diri.
“Kabarnya Bone darurat narkoba, kabarnya dari dulu, tapi hingga saat ini tak ada perubahan, pencegahannya stagnan, ada apa?” Kata Awal
Darinya itu, Awal menambahkan, dengan terbentuknya Forbes Anti Narkoba diharapkan mampu meminimalisir bahkan diharap mampu memberantas peredaran gelap narkoba di Kabupaten Bone.
“Kami yakin dan percaya terhadap kakanda-kakanda inisiator dalam pergerakan ini mampu berkomitmen dan konsisten meberantas narkoba di Bone,” ucapnya.
Sekedar informasi, sosialisasi pembentukan Forbes Anti Narkoba telah digelar beberapa waktu lalu dan rencananya akan digelar deklarasi besar-besaran pada Rabu (7/2/2024) di Lapangan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone.






