banner 728x250

Dua Bulan Buron, Sakka Pembunuh Istrinya Sendiri, Diamankan di Berau Kaltim

  • Bagikan

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Penantian panjang keluarga Selmi korban pembunuhan di Lingkungan Harapan Tallumae, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tenete Riattang , yang tidak lain pelakunya adalah suaminya sendiri Kamaluddin alias Sakka, akhirnya terjawab dengan di tangkapnya Sakka di Berau Kalimantan Timur.

Kamaluddin alias Sakka diamankan Unit Jatanras Polres Berau dan Polsek Pulau Derawan di Kecamatan Pulau Derawan, Rabu (20/1/2021).

Kasatreskrim Polres Berau AKP Ferry Putra Samodra melalui Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Siswanto menyebut, Kamaluddin alias Sakka merupakan buronan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Bone tertanggal 7 Desember 2020. AU menjadi buronan lantaran melakukan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

“AU melarikan diri setelah melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri dengan menusuknya menggunakan badik,” ungkap Siswanto, Rabu (20/1/2021).

Ia menyebut, kejadian bermula pada Jumat 20 November 2020 sekitar pukul 02.00 WITA. Kasus berawal dari AU (24) yang cemburu dengan istrinya, SL (14 ) yang disebut melakukan perselingkuhan dan itu membuat AU marah. Pelaku kemudian menusuk Bunga menggunakan badik.

Siswanto menuturkan, ada 8 tusukan di tubuh korban. Bunga langsung tewas di tempat. Saat itu, ayah mertua pelaku yang juga ayah korban tiba dan sempat ditikam juga oleh AU. Beruntung, sang ayah selamat.

Kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan

“Usai membunuh, AU langsung melarikan diri ke Sulawesi Tenggara (Sultra). Dari Sultra, AU menaiki kapal yang mengangkut sembako menuju pelabuhan di Samarinda,” ungkapnya.

Polisi berpangkat balok satu itu menyebut, saat dilacak handphone AU ternyata aktif. Pelaku bahkan sempat berfoto di pelabuhan Samarinda dan memposting ke akun media sosialnya.

“Sayangnya setelah itu, pelaku tak bisa dilacak lagi,” bebernya.

Kepolisian menanyakan kepada pihak keluarga pelaku, apakah memiliki kerabat di Kalimantan.

“Pihaknya (keluarga pelaku) bilang mereka punya keluarga di Berau, tepatnya di Tanjung Batu,” jelasnya.

Polres Bone pun langsung berkoordinasi dengan Polres Berau untuk melakukan penangkapan kepada pelaku dengan bertukar informasi mengenai pelaku.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *