ENEWS BONE •• Dituding tipu warga dengan pengobatan alternatif, Samaurijal alias Rijal Nebo angkat bicara. Rijal menyampaikan, ia hanya berusaha membantu mengobati orang.
“Mampu atau tidak mampu, setan di tubuh pasien itu tergantung juga pada pasien yang diobati. Jika pasien tersebut terganggu pikirannya pada jin di tubuhnya maka bisa saja tidak bisa diobati karena terganggu konsentrasinya,” jelas Rijal saat dikonfirmasi Enews Indonesia di grup Whatsapp IKB Official, Ahad 15 Desember 2024 malam.
Terkait tudingan bahwa dirinya menipu pasien, Rijal membantah dan menegaskan bahwa itu tidak benar.
“Kami sudah baca semua dan itu tidaklah benar. Adapun masalah biaya itu sudah wajar karena kami yang tanggung semua mulai makan, bensin, sopir, rental mobil dan tim yang kami ikut sertakan. Itu semua kami yanh tanggung,” jelas Rijal.
Lebih lanjut ia menjelaskan, jika seandainya tidak ada biaya transportasi, ia mengaku kesulitan biaya.
“Sedangkan kami dan timn setiap hari keluar membantu pasien bahkan dari daerah ke daerah,” ucapnya.
Terkait harga obat yang nilainya hingga ratusan ribu, Rijal mengaku bahwa dirinya merupakan tangan keempat.
“Kami tangan keempat, wajar bila harganya melonjak,” katanya.
Namun pernyataan itu dibantah keras orang yang sebelumnya mengaku korban yang juga memiliki nama yang sama yakni, Samsurijal.
“Si Rijal Nebo ini bicara dua kali. Awal datang dia mengaku bahwa obat yang dibelinya dibeli langsung dari Jawa. Dia jual ke kami dengan harga Rp200 ribu. Setelah saya cek di Marketplace, ternyata hanya harga Rp20 ribu. Saya konfirmasi ulang ke Rijal, dia mengaku lagi tangan keempat, beda dengan pengakuan awal,” ungkap Samsurijal (korban. Red) kemapada Enews Indonesia, Senin (16/12/2024).
Selain itu, Samsurijal juga mengaku bahwa Rijal Nebo ingin mengembalikan uang pembayaran tersebut.
“Dia mau kembalikan uang saya, tapi saya bilang, tidak usah, saya tidak pikir uangnya, saya pikir perbuatanmu jangan sampai menimpa orang lain selain saya. Ini terkait kemanusiaan, orang ini harus disanksi sosial,” tegasnya.
“Banyak korban yang hubungi saya dan siap jadi saksi,” sebutnya.
Sementara, terkait viralnya Rijal Nebo di media sosial, para korban pun bermunculan.
“Mirip kasus teman yang obati ibunya. Kisaran obatnya sampai Rp 8 jutaan, sekalinya dicek di apotek, harganya terjangkau,” tulis akun FB @Awal Ali.
“Betul, saya pernah jadi korbannya,” tulis akun FB @Ima Alfatih Imma.
“Saya itu hari habis Rp10 juta kubayar panggil (Rijal Nebo. Red),” tulis akun FB @Anchy Tamsir.
“Bagus, suruh absen korbannya, liwa tebbe (banyak sekali. Red),” tulis akun FB @Safada TM.
Tak hanya di FB, korban pun bermunculan di grup Whatsapp hingga Tiktok.
“Pernah naobati bapakku itu Rijal Nebo. Tidak masuk akal, masa jin nakasi masuk dalam botol youC100. Baru maumi pulang mintami uang Rp4 juta harus ditransfer saat itu juga,” tulis akun Tiktok @Penjual Terigu.
“Jangan percaya kata-katanya ini Rijal Pembohong. Darimana saja selama ini Bos? Mettani usappaki (saya sudah lama mencarimu. Red),” tulis akun Whatsapp SAM membalas komentar Rijal Nebo di grup Whatsapp IKB Official.
Sebelumnya diwartakan, seorang oknum paranormal di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Rijal dituding menipu warga Kelurahan Pappolo, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, bernama, Syamsurijal (43).
Syamsurijal menyebut bahwa oknun paranormal yang sering memposting kegiatan pengobatannya di media sosial dengan akun @Rijal Nebo itu melakukan pengobatan yang tak masuk akal, bahkan menipu.
“Orang tua saya (Hj Sahrah) ini sudah lama sakit. Beberapa kali berobat medis namun belum juga sembuh. Hingga akhirnya saya menghubungi orang yang disebut pintar atau paranormal bernama Samsurijal Alis Rijal Nebo. Kalau di akun media sosialnya bernama Rijal Nebo,” ungkap Syamasurijal, Ahad (15/12/2024).
(Lee/Enews)






