Wajo  

Bupati Wajo Jemput Langsung 384 Jamaah Haji di Bandara Hasanuddin

Foto: Bupati Wajo (rompi hitam) berpose bersama jamaah haji asal Kabupaten Wajo di Bandara Sultan Hasanuddin. (Dok. Ikbal)
Foto: Bupati Wajo (rompi hitam) berpose bersama jamaah haji asal Kabupaten Wajo di Bandara Sultan Hasanuddin. (Dok. Ikbal)

ENEWS, WAJO ••》Bupati Wajo, Andi Rosman, menjemput langsung 384 jamaah haji asal Kabupaten Wajo yang tergabung dalam Kloter 4 setibanya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Kamis (4/6/2026) dini hari.

Rombongan jamaah tiba sekitar pukul 01.00 Wita setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.



Kehadiran Andi Rosman di bandara menjadi bentuk perhatian dan penghormatan pemerintah daerah kepada para jamaah yang baru kembali dari pelaksanaan rukun Islam kelima.

Dalam penyambutan tersebut, Bupati didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Wajo, M. Arwes, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan.

Andi Rosman tampak menyapa, menyalami, dan berbincang langsung dengan para jamaah yang baru tiba di tanah air.

Ia bersyukur seluruh jamaah haji asal Wajo dapat kembali dengan selamat dan berharap mereka menjadi haji dan hajjah yang mabrur.

“Alhamdulillah, jamaah haji Kabupaten Wajo telah kembali ke tanah air dengan selamat. Semoga seluruh jamaah menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta membawa nilai-nilai kebaikan bagi lingkungan masing-masing,” ujar Andi Rosman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah mendampingi dan memberikan pelayanan kepada jamaah selama pelaksanaan ibadah hingga kepulangan ke Indonesia.

Usai proses penyambutan di bandara, para jamaah diberangkatkan menuju Kabupaten Wajo untuk berkumpul kembali bersama keluarga dan kerabat yang telah menanti kepulangan mereka.

Suasana haru dan bahagia mewarnai penyambutan jamaah yang akhirnya kembali ke kampung halaman setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Pemerintah Kabupaten Wajo berharap para jamaah dapat terus menjaga kesehatan serta menjadi teladan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. (Andi Ikbal)





Tinggalkan Balasan