ENEWS, SINJAI ••》Pemerintah Kabupaten Sinjai mulai mendorong digitalisasi pembinaan pemuda dan olahraga melalui peluncuran aplikasi Sistem Informasi Manajemen dan Optimalisasi Potensi Pemuda–Olahraga (SI-MOMPO).
Aplikasi yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sinjai tersebut diluncurkan langsung Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Halaman Kantor Bupati Sinjai, Rabu (28/10/2026).
SI-MOMPO dirancang sebagai platform digital untuk mengintegrasikan data kepemudaan dan olahraga, mulai dari potensi pemuda, atlet hingga capaian prestasi olahraga di Kabupaten Sinjai.
Melalui aplikasi ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan data menjadi lebih terstruktur, akurat, dan mudah diakses sebagai dasar penyusunan program pembinaan yang tepat sasaran.
Kepala Dispora Sinjai, Dr. Mansyur, mengatakan pengembangan SI-MOMPO merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan informasi kepemudaan dan keolahragaan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, aplikasi tersebut diharapkan membantu Dispora mengidentifikasi dan mendokumentasikan potensi pemuda serta atlet secara sistematis.
“SI-MOMPO tidak hanya menjadi sarana pendataan, tetapi juga diharapkan mendukung peningkatan pelayanan informasi serta membuka ruang lebih luas bagi pemuda dan atlet Sinjai untuk mengembangkan potensi dan prestasi mereka,” ujarnya.
Nama SI-MOMPO mengangkat kearifan lokal bahasa Bugis Sinjai. Kata mompo bermakna muncul, terbit, atau tampil ke permukaan. Filosofi ini menggambarkan harapan agar potensi pemuda dan atlet Sinjai semakin dikenal dan mampu berprestasi hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Semangat tersebut dirangkum dalam slogan SI-MOMPO, “Mompo Pemudana, Manggola Olahragana”, yang merepresentasikan harapan agar pemuda Sinjai terus berkembang dan prestasi olahraga daerah semakin maju.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Ratnawati Arif saat membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menekankan pentingnya patriotisme, kegigihan, dan empati sebagai karakter generasi muda.
“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Melalui peluncuran SI-MOMPO, Pemkab Sinjai berharap pembinaan kepemudaan dan olahraga semakin berbasis data terintegrasi sehingga potensi generasi muda dapat berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Jurnalis: Asrianto






