ENEWS WAJO •• Warga digemparkan dengan kabar hilangnya seorang anak lelaki, di BTN Pepabri, Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu (3/5/2025).
Dari informasi yang dirangkum, peristiwa tersebut diduga terjadi sekira pukul 13.00 Wita, saat hujan deras melanda Kota Sengkang.
Menurut Lurah Atakkae Muhammad Ishak Baharuddin, berdasarkan keterangan warga sekitar, anak tersebut menghilang ketika ibunya masuk ke dalam rumah untuk mengganti baju.
“Anaknya sementara main di teras, ibunya masuk ke dalam rumah, selang beberapa menit ibunya keluar dan anaknya sudah hilang,” sebut Lurah Atakkae kepada ENews Indonesia.
Ishak menjelaskan bahwa kepercayaan orang tua dulu di daerahnya, untuk mencari anak yang hilang warga melakukan ritual dengan menciptakan suara yang keras, seperti memukul panci atau benda lainnya dengan harapan anak tersebut muncul kembali. Hal ini didasarkan pada kepercayaan bahwa anak tersebut diduga disembunyikan oleh makhluk tak kasat mata.
“Biasanya orang tua dulu itu kalau ada anak hilang memukul panci atau pattapi dan membuat suara keras supaya anak itu muncul kembali,” terangnya.
Tambahan informasi: bocah yang hilang tersebut bernama, Andi Resky (3), putra dari pasangan Andi Bau Sulfiah (40) dan Andi Bau Erik (35).
Sementara, pantauan ENews Indonesia, hingga pukul 23.00 Wita, upaya pencarian terus dilakukan oleh pihak keluarga dan dibantu warga sekitar dengan terus melakukan penyisiran di sejumlah tempat.
Bagi yang menemukan keberadaan anak tersebut agar menghubungi nomor 081342198620 atau, 082291736272, atau mengantar langsung ke BTN Pepabri Blok GG 1 Nomor 21.
Jurnalis: Andi M Ikbal






