ENEWS BONE •• Para pengendara di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di semua Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) beberapa hari terakhir.
Salah seorang pengendara roda empat, Cullang mengaku harus mengantrekan kendaraannya mulai tengah malam.
“Kami simpan mobil di SPBU Cellu untuk antre, besok pagi kita cepat isi. Kalau tidak kita bakal menunggu lama dengan antrean panjang,” ungkapnya kepada Enewsindonesia.com, Kamis (27/6/2024).
Sementara, penanggung jawab SPBU Kecamatan Cina, Andi Sudarman mengungkapkan kelangkaan BBM tersebut yang menyebabkan antrean panjang diduga adanya sistem buka tutup di jalur poros Makassar – Bone tepatnya di daerah Maros (Kappang).
“Diduga gara-gara perbaikan jalan di Kappang sehingga pasokan BBM terlambat masuk,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Hamzah Sanusi. Menurutnya, kelangkaan BBM karena pasokan BBM terhambat di jalan.
“Bukan pasokan masuk yang kurang, tapi terhambat di jalan. Kami sudah kroscek di lapangan,” kata Hamzah saat dikonfirmasi Enewsindonesia.com, Kamis (27/6/2024).
“Tiap hari masuk, ke SPBU cuman selalu terhambat di jalan akobat perbaikan di Kappang itu,” kuncinya.
Dalam pantauan Enewsindonesia.com, seluruh SPBU di Kabupaten Bone terjadi antrean panjang akibat kelangkaan BBM tersebut. Paling lambat pukul 09.00 Wita, SPBU di Kabupaten Bone sudah tutup.
Diketahui, lokasi rehabilitasi jalan di Kappang Kabupaten Maros (Poros Bone – Makassar) ditutup full pada Sabtu 22 Juni 2024.
Pada Ahad 23 Juni 2024 kembali terhambat dikarenakan mobil truk alami kerusakan di tikungan (area Kappang).
Hingga saat ini diberlakukan sistem buka – tutup di area tersebut. (Lee)






