ENEWS WAJO •• Suasana khidmat menyelimuti peringatan Hari Jadi Wajo ke-626 Tahun. Acara tersebut berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Wajo, Senin, (21/04/2025).
Momentum sakral tersebut dihadiri Ketua Gerindra Sulawesi Selatan sekaligus Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras.
AIA sapaan akrab Andi Iwan Darmawan Aras nampak mengenakan pakaian adat khas bugis berwarna hitam.
“Selamat Hari Jadi Wajo yang ke-626 Tahun,” Ucap AIA di hadapan awak media.
“Semoga di hari ulang tahun ini, di bawah kepemimpinan yang baru, Wajo ke depan akan semakin berkembang, bisa mensejahterakan rakyatnya dan memperbaiki pembangunan,” sambungnya.
Adapun peringatan sebenarnya jatuh pada tanggal 29 Maret 2025, sesuai dengan Hari Jadi Wajo, yakni 29 Maret 1399. Namun peringatan tersebut molor dan baru diperingati pada 21 April 2025.
Kabupaten Wajo sendiri pada mulanya merupakan kerajaan, kemudian menjadi Onderafdeling, selanjutnya Swapraja.
Tepat pada tahun 1957, pemerintahan di Wajo berganti menjadi kabupaten dan dipimpin oleh seorang bupati.
Diketahui pula, Ibu Kota Kabupaten Wajo ialah kota Sengkang yang lebih dikenal dengan sebutan Kota Sutera karena merupakan penghasil sutera terbesar di Sulawesi Selatan.
Selain dikenal sebagai kota penghasil sutera, terdapat pula sejumlah objek wisata yang dikenal hingga nasional, di antaranya, Museum Saoraja Mallangga, Rumah Adat Atakkae, Masjid Tua Tosora, Situs Geddongnge dan Danau Tempe.
Danau Tempe sendiri merupakan destinasi wisata yang menjadi salah satu destinasi wisata di Asia Tenggara yang memiliki branding Equador Asia.
Danau Tempe menyimpan sejuta cerita salah satunya, setiap tahun digelar ritual adat Bugis yang bertujuan untuk mensucikan danau dan meminta perlindungan kampung sekitarnya.
Sayangnya acara festival adat “Maccera Tappareng” di Danau tempe tak lagi dilakukan di era pemerintahan Amran Mahmud.
Diketahui, Kabupaten Wajo sendiri memiliki luas 2.506,19 km² dibagi menjadi 14 kecamatan dan 142 desa serta 48 kelurahan, dengan jumlah penduduk pada tahun 2025 diperkirakan sekitar 410,73 ribu jiwa.
Berikut deretan Bupati Wajo dari masa ke masa;
– Andi Tandjong menjabat dari tahun (1957 -1960);
– Andi Magga Amirullah (1960-1962).
– Andi Bachtiar (1962);
– Andi Hasanuddin Oddang (1962-1967);
– Andi Unru (1967-1978);
– Rustam Effendi (1978-1985);
– Radi Abdullah Gany (1985-1993);
– Dachlan Maulana (1993- 1999);
– Naharuddin Tinulu (1999-2004);
– Andi Asmidin (2004-2009);
– Andi Burhanuddin Unru (2009-2019)-
– Amran Mahmud (2019-2024);
– Andi Rosman (2025 – Sekarang).
Jurnalis: Andi M Ikbal






