Akmil Peringati Hari Lahir Pancasila 2025 di Lapangan Pancasila

Ft: Gubernur Akmil menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila Akmil, Senin, 2 Juni 2025. (Dok. Penhumas Akmil)

ENEWS MAGELANG •• Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila diperingati di Akademi Militer (Akmil), Senin, (2/6/2025). Pada momentum upacara pagi itu, Gubernur Akmil, Mayjen TNI Arnold AP Ritiauw bertindak sebagai inspektur upacara di Lapangan Pancasila, Akmil, Magelang.

Upacara bersejarah ini diikuti oleh Taruna Akmil, seluruh organik Akmil, baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Keikutsertaan prajurit, PNS dan taruna sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara.

Dalam amanatnya, Gubernur Akmil menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh taruna dan organik militer serta PNS yang telah berperan aktif dalam mendukung dan menyukseskan kunjungan kehormatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Lembah Tidar, Akmil Magelang beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan yang sama, Mayjen TNI Arnold A.P. Ritiauw juga membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof. Yudian Wahyudi.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momen penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar negara.

Pancasila bukan sekadar teks normatif, tetapi menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang mempersatukan lebih dari 270 juta rakyat Indonesia yang beragam.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi, pemerintah melalui Asta Cita telah menetapkan delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045, salah satunya memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

Kepala BPIP menekankan pentingnya menanamkan nilai Pancasila di berbagai sektor kehidupan dan pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital serta agar Pancasila bukan hanya dihafalkan, tetapi diamalkan dan diwujudkan dalam tindakan nyata.

Momentum peringatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita, dan Pancasila harus senantiasa menjadi jiwa dalam setiap langkah pembangunan nasional.

(Jurnalis: Muhammad)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan