Berau  

Adjie Awang Idris Sesalkan Upaya Pemilihan Sultan Gunung Tabur ke-10 Pengganti Ayahnya

Foto: Adji Awang Idris beserta anak dan istrinya.

ENEWS BERAU •• Adji Awang Idris yang merupakan putra pertama dari mendiang Adji Raden Muhammad Bahrul Hadie dan permaisuri kesultanan Gunung Tabur adalah sosok terkuat penerus tahta sepeninggalan mendiang sultan ke-9.

Setelah kematian ayahnya, yaitu Adji Raden Muhammad Bahrul Hadie, tahta kesultanan Gunung Tabur yang seharusnya dimiliki oleh Adji Awang Idris.



Namun, tahta Kesultanan Gunung Tabur kini jadi polemik pasca akan dilakukannya rapat musyawarah keluarga kesultanan.

Kerabat Kesultanan Gunung Tabur menyatakan akan melalui mekanisme pemilihan yang dirasa akan menghilangkan marwah kesultanan itu sendiri.

Adji Awang Idris, menyayangkan bahwa mediang ayahnya belum genap 100 hari mangkat, namun dari pihak kerabat keluarga sudah menggelar rapat musyawarah dalam membahas tahta Sultan ke-10 nanti.

Dalam pemaparannya, Adji Awang Idris merasa kecewa terhadap kerabat keluarga terkait rapat musyawarah keluarga dalam membahas tahta Sultan ke-10.

“Mereka tidak menghargai keluarga dari mendiang Adji Raden Muhammad Bahrul Hadie yang baru saja mangkat dan belum genap 100-nya,” ujarnya kepada Enewsindonesia.com, Sabtu 3 Agustus 2024.

Apalagi kata Adji menambahkan, dalam pembahasan tahta sultan ke-10 tersebut ada wacana untuk menggunakan mekanisme sistem pemilihan.

“Saya selaku anak tertua mengharapakan proses penetapan penerus tahta kesultanan ini dapat melalui proses musyawarah para tetua kerabat kesultanan untuk mencapai kata mufakat untuk menjaga tali silaturahmi kerabat tetap erat dan tidak ada perpecahan,” harapnya.

(Ardiansyah)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan