ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Salah seorang pelanggan di Pertamina Jalan Agus Salim, kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan bernama Acil komplain terhadap sistem pengisian BBM jenis Pertamax di SPBU tersebut.
Acil menyebut, ada dugaan kecurangan yang terjadi saat dirinya mengisi BBM jenis Pertamax. Kejadian itu terjadi sekira pukul 13.00 Wita, Senin (3/7/2023).
“Saya masuk ke pertamina tapi berhubung antrean di pengisian BBM Pertalite panjang, maka saya mengisi Pertamax sejumlah Rp.50 ribu. Saat selesai mengisi, saya pun jalan namun jarum pengukur BBM motor saya tidak naik sama sekali,” ungkap Acil ke Enews Indonesia.
Lebih lanjut Acil menyampaikan, dirinya pun membuka kembali tangki motornya, dan ternyata tak terisi. Dia pun memutar balik kendaraannya lalu menanyakan perihal tersebut ke petugas SPBU.
“Kamu masih ingat kan, tadi saya isi berapa?” Tanya Acil ke petugas SPBU tersebut.
“Iye, masih ingat pak,” kata petugas SPBU tersebut.
“Coba kamu lihat isi tangki bensin motor saya, kosong (tak bertambah). Tolong diisi ulang,” tegas Acil ke petugas SPBU tersebut.
Acil menyebut pegawai SPBU tersebut mengakui kesalahannya dan menyebut kompresor mesin SPBU tidak berfungsi.
“Jalan harganya tapi tidak terisi tangkinya,” kata Acil.
Acil berharap pihak SPBU memperhatikan hal tersebut, apakah hal ini ada unsur kesengajaan, atau memang ada kerusakan mesin SPBU.
“Kalau memang ada kerusakan, tolong diperbaiki, jangan dibiarkan begitu,” tutupnya.
Terkait komplai tersebut, Enews Indonesia mencoba mengkonfirmasi owner SPBU Agus Salim namun belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (Am)






