ENEWS, WAJO ••》Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo bersama dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar kegiatan penanaman pohon di dua lokasi strategis, yaitu Taman Padduppa dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Callaccu, Sengkang, pada hari Senin, 26 Januari 2026.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Wajo dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat bagi masyarakat.
Kegiatan yang bertajuk “Gerakan Revolusi Hijau” ini dipimpin langsung oleh Bupati Wajo, Andi Rosman, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah serta unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Wajo, Dandim 1406/Wajo, Kajari Wajo, Ketua DPRD Wajo, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kehadiran unsur Forkopimda ini menunjukkan dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian lingkungan.
Bupati Andi Rosman menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan memelihara keseimbangan ekosistem.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan penanaman pohon sebagai wujud nyata komitmen kita untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta meminimalisir risiko bencana akibat degradasi lingkungan. Kita harus menjaga lingkungan ini sebagai warisan berharga bagi anak cucu kita,” ujar Andi Rosman dengan penuh semangat.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan Taman Padduppa dan RTH Callaccu sebagai lokasi penanaman didasarkan pada fungsi ekologis penting yang dimiliki oleh kedua lokasi tersebut, sekaligus sebagai ruang publik yang perlu dijaga kelestariannya agar dapat dinikmati oleh masyarakat.
Menurut Andi Rosman, kegiatan “Gerakan Revolusi Hijau” ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif di kalangan masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, konservasi sumber daya air, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Ia mengajak seluruh masyarakat Wajo untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dan merawat pohon yang telah ditanam.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Wajo menanam sebanyak 5.000 bibit pohon di Kecamatan Tempe yang tersebar di 16 kelurahan.
Bibit pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, yaitu 1.500 pohon Mahoni, 1.500 pohon Ketapang, 1.500 pohon Tabebuya, serta 500 pohon Pucuk Merah.
Pemilihan jenis pohon ini didasarkan pada kemampuan adaptasi terhadap lingkungan serta manfaat ekologis yang dapat diberikan.
(Andi Ikbal)






