ENEWS, POLMAN •• Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), meninjau langsung jembatan Tapua yang putus akibat banjir beberapa waktu lalu.
Diketahui, jembatan Tapua merupakan satu-satunya akses penghubung Desa Tapua dengan empat dusun lainnya. Akibat terputusnya jembatan tersebut, masyarakat setempat harus menggunakan rakit yang terbuat dari bambu untuk menyeberangi sungai.
Anggota DPRD Polman dari Fraksi Golkar, Aksan Maulana yang turut hadir dalam kunjungan tersebut mengatakan bahwa jembatan ini adalah salah satunya akses keluar masuknya warga.
Akibat putusnya jembatan tersebut, Aksan mengatakan aktivitas warga menjadi terganggu karena beberapa fasilitas masyarakat yang terdampak seperti sarana pendidikan dua SD dan SMP, kantor pemerintahan desa, layanan kesehatan dan juga kantor Polsek.
“Ada sekitar seribu jiwa yang terdampak yang tersebar di empat dusun,” jelas Politisi Muda Golkar Polman itu kepada ENews Indonesia, Selasa (17/6/2025).
Lebih lanjut Aksan menjelaskan, Bupati Polman juga sudah berkunjung dan melihat langsung jembatan Tapua yang terputus.
“Hadirnya pak Bupati Polman di Tapua tentu masyarakat menitipkan harapan agar jembatan itu segera terbangun karena itu salah satunya akses jalan yang menghubungkan empat dusun,” kata Aksan Anggota Komisi IV DPRD Polman itu.
Dikatakannya, untuk membangun jembatan tersebut dibutuhkan anggaran sekira Rp 6 miliar. Karena kejadian itu darurat maka pemerintah akan menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT).
“Polman saat ini hanya memiliki persediaan BTT Rp 3 miliar dan itu tidak cukup untuk kita gunakan membagun jembatan karena Polman mengalami efisiensi (anggaran) dan kita butuh Rp 6 miliar agar jembatan itu bisa terbangun,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat kata Akasan, pihaknya terus berupaya bersama pemerintah daerah agar jembatan itu bisa terbangun tahun 2025.
“Daerah ini merupakan wilayah pemilihan saya, tentu sebagai perpanjangan tangan masyarakat di wilayah tersebut kami akan berjuang sesuai dengan kemampuan kami,” pungkasnya.
Sementara, Bupati Polman Samsul Mahmud mengaku telah membahas hal ini dengan pihak pemerintah provinsi (Pemprov) Sulbar. Hal itu sebagai upaya agar bisa membantu Polman melalui BTT untuk membangun jembatan Tapua tersebut.
Samsul Mahmud menyampaikan bahwa Pemkab Polman telah mengajukan surat keputusan (SK) kepada BPBD Sulbar agar pembangunan jembatan Tapua dapat segera direalisasikan melalui anggaran BTT Provinsi.
Sebagai bentuk respons cepat, Bupati Polman juga sudah menurunkan alat berat miliknya untuk membuka akses jalan sementara.
Selain itu, Pemkab Polman turut memberikan bantuan bronjong guna memperkuat struktur tepi sungai dan meminimalisir kerusakan lanjutan.
(Hasbi Waluyo)






