Ikhtitam 2025, Ponpes Modern Al-Ikhlash Polman Tamatkan Puluhan Santri

Foto: Alumni Ponpes Al Ikhlas Polman dengan nama angkata El Najah. (Dok. ENews)

ENEWS, PENDIDIKAN •• Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al-Ikhlas Polewali Mandar (Polman) menggelar penamatan atau ikhtitam yang diikuti puluhan santriwan dan santriwati dari kelas XII (dua belas) di lingkungan Ponpes Al-ikhlas, di Kecamatan Campalagian, Ahad (18/5/2025).

Alumni angkatan 2025 ini bernama “El Najah 29” yang berarti kesuksesan dan keberhasilan.

banner 728x250

Pimpinan Ponpes Modern Al-Ikhlas, Ustadz Ang. Ihsan Zainuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa santri di pesantren ini beragam karakter dan memiliki berbagai cita-cita.

“Ada santri kita yang mau jadi dokter, dosen, TNI, Polisi, pengacara, ulama dan masih banyak profesi lain yang menjadi cita-cita mereka,” ujarnya.

Ustaz Ihsan menjelaskan bahwa Ponpes Al-Ikhlas ini punya visi sejak didirikan oleh H Zikir Sewai yaitu menyiapkan kader ulama, kader bangsa yang seimbang iman, taqwa dan Ilmu pengetahuan dan teknologinya.

“Di pesantren ini kami selalu mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan baik pengetahuan umum maupun tentang agama dari hari ke hari,” ucap alumni Al Azhar Kairo Mesir itu.

Di pesantren ini juga telah disediakan wadah Tahfidzul Qur’an bagi santri SMP, MTs, SMA/SMK yang ingin menghafal Al-Quran. Itu diberikan pilihan sesuai dengan minat bakat mereka.

“Di kelas XII  ini ada santriwati yang hafal sampai 12 juz Al-Quran padahal bebannya itu dia harus belajar di sekolah dari pagi sampai siang hari dan itu sangat luar biasa,” jelasnya.

Tak hanya itu, Ihsan Zainuddin juga mengatakan di Pesantren Al-Ikhlash juga memberikan kesempatan kepada santri yang akan menjadi ulama diwadahi dengan program Darul Ikhlas dan program ini pertama di Sulbar.

“Program ini intens bagaimana santri mendalami ilmu-ilmu agama berbasis bahasa arab sehingga santri yang keluar dari pesantren mahir membaca kitab kuning. Bukan hanya itu tapi juga lancar berbahasa Arab,” pungkasnya.

“Untuk anak-anakku yang selesai dan akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, selamat untuk kalian semua. Tetap jaga diri dan sukses untuk kalian semua,” pesannya.

Sementara Ketua Yayasan Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash, Imaduddin Zikir Sewai menyampaikan selamat untuk para alumni PPM Al-Ikhlash yang telah menyelesaikan pendidikannya di pesantren.

“Ketika keluar dari pesantren ingat pesan Ustaznya, tetap jaga ibadahnya. Karena apapun status dan profesi kalian di luar maka status santri itu akan melekat sama kalian. Harus bangga menjadi seorang santri,” ucapnya.

Diketahui dari puluhan santri yang tamat, mereka akan melanjutkan ke perguruan tinggi di pulau Jawa dan Sulawesi dan ada tujuh orang putra akan mendaftar ke universitas di Negara Mesir dan Turki

Hadir dalam Ikhtitam tersebut, Perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Polman, Ketua KAPMI, pemerintah desa setempat, orang tua santri serta tamu undangan lainnya.

(Hasbi Waluyo)