ENEWS, SPORT •• Turnamen sepak bola Minisoccer Carigading Cup I 2026 akan segera digelar di Desa Carigading, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Ajang ini dijadwalkan berlangsung mulai 20 Januari hingga 10 Februari 2026 dan diikuti sebanyak 48 klub sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Bone.
Turnamen yang juga disponsori oleh ENews Indonesia ini diinisiasi oleh Pemerintah Desa Carigading bersama kelompok pemuda desa sebagai upaya mendorong pertumbuhan dan prestasi olahraga sepak bola di tingkat desa, sekaligus menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat.
Kejuaraan ini juga diharapkan mampu menjadikan Desa Carigading sebagai salah satu barometer perkembangan sepak bola di Kecamatan Awangpone dan Kabupaten Bone secara umum.
Sekretaris Panitia Minisoccer Carigading Cup I 2026, Dery Asfar Pratama, S.Sos., mengatakan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum menghidupkan kembali euforia tontonan sepak bola di tengah masyarakat.
“Salah satu poin penting dari turnamen ini adalah menghadirkan kembali euforia tontonan sepak bola bagi warga, sekaligus memastikan setiap pertandingan berjalan adil dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Dery, Sabtu (10/1/2026).
Ia menambahkan, panitia menaruh perhatian serius pada proses registrasi klub guna memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Selain itu, aspek keamanan dan ketertiban selama turnamen juga menjadi prioritas utama.
Untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan pertandingan, panitia akan melibatkan unsur pengamanan dari kepolisian, Koramil, Satpol PP, serta unsur terkait lainnya.
Sinergi antara pemerintah desa, pemuda, dan aparat keamanan diharapkan mampu menciptakan suasana kompetisi yang aman dan kondusif.
Dengan persiapan yang matang, Minisoccer Carigading Cup I 2026 diprediksi akan menjadi salah satu turnamen desa yang spektakuler dan berkesan.
Panitia berharap ajang ini dapat menumbuhkan semangat sportivitas, persahabatan, serta menjadi wadah pembinaan bakat-bakat muda sepak bola di daerah.
Turnamen ini sekaligus menjadi bukti bahwa sepak bola akar rumput terus berkembang dan memiliki peran penting dalam membangun prestasi olahraga nasional dari tingkat desa. (Red)






