31 Mahasiswa Ikuti Basic TATG: Ditempa Nilai Budaya dan Keberanian

Foto: Momen pemberian materi pada kegiatan Sipakatau 2025 di Bantimurung. (ENews)

ENEWS, MAROS •• Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (Kepmi) Bone, Dewan Pengurus Komisariat Taro Ada Taro Gau (TATG) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menggelar kegiatan Silaturahmi dan Pembentukan Karakter Taro Ada Taro Gau (Sipakatau) sebagai bagian dari proses rekrutmen anggota baru.

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan wisata Bantimurung, Kabupaten Maros, sejak Jumat (27/11/2025) hingga Ahad (30/11/2025).

banner 728x250

Sebanyak 31 calon kader mengikuti rangkaian pembinaan dan pendalaman materi dasar sebagai syarat menjadi bagian dari TATG.

Ketua Umum Kepmi Bone TATG, Alfiansyah, menegaskan bahwa proses basic training TATG merupakan fondasi penting bagi mahasiswa sebelum terjun ke dunia kampus.

“Di TATG, kami menanamkan nilai-nilai Taro Ada Taro Gau yang sejalan dengan agama dan budaya kita. Nilai ini tidak ditemukan di organisasi lain,” ungkap Alfiansyah.

Ia menjelaskan bahwa kader TATG dibentuk untuk memiliki Pangadereng atau sistem nilai dan kaidah dalam kebudayaan Bugis yang mengatur tata krama, cara berperilaku, dan hak-kewajiban dalam masyarakat.

Selain itu, kader TATG diwajibkan menghidupkan watak Sipakatau (saling memanusiakan) Sipakainge (saling mengingatkan), dan Sipakalebbi (saling menghargai). Yang terpenting, kata dia, adalah komitmen pada prinsip Taro Ada Taro Gau, anti menjual gerakan, dan berkata benar walau pahit.

“Kader TATG berani berkata benar meski pahit. Nilai itu akan mereka bawa saat berkiprah di kampus hingga ke dunia nyata,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader baru yang berintegritas tinggi dan siap berkontribusi di lingkungan kampus maupun masyarakat. (Redaksi)





Tinggalkan Balasan