ENEWS  

Nelayan Tersambar Petir di Teluk Bone Ditemukan Meninggal Dunia

ENEWS BONE •• Dua nelayan dikabarkan tersambar petir saat melaut di perairan Teluk Bone, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan (Sulsel), sekira pukul 09.30 Wita, Selasa (14/6/2022).

Baca: https://enewsindonesia.com/dua-nelayan-di-bone-tersambar-petir-hingga-kapal-terbelah-1-korban-dinyatakan-hilang/



Diketahui, korban bernama Mustakim (35) dan Mustafa (32). Mustafa berhasil selamat dan saat ini dirawat di RSUD Tenriawaru Bone, sedangkan Mustakim dinyatakan hilang.

Kapal korban diketahui terbelah dan tenggelam akibat petir. Amri, nelayan yang menyelamatkan Mustafa mengatakan dirinya menyelamatkan Mustafa yang berusaha menyelamatkan diri menggunakan gabus tempat ikan.

“Saya lihat Mustafa mengapung bersama gabus ikannya, kemudian saya selamatkan, sedangkan Mustakim dan kapalnya sudah tenggelam,” ungkap Amri kepada Enewsindonesia.com.

Setelah dilakukan pencarian kurang lebih 5 jam, akhirnya Mustakim ditemukan oleh warga setempat sekira pukul 14.39 Wita.

Dari keterangan camat Sibulue, Andi Zainal Wahyudi, mengatakan bahwa kemungkinan Mustakim meninggal dunia saat terkena petir.

“Korban ditemukan dalam kondisi hangus melepuh dan mengeluarkan darah kemudian tertindih oleh kapalnya dalam kedalaman 16 meter,” ujar Andi Zainal.

Terlihat, jenazah korban disambut haru oleh keluarga korban di Dusun Buarengnge, Desa Sumpangbinangae, Kecamatan Sibulue. (Lee)





Tinggalkan Balasan