Bone  

Tradisi Petasan dan Balap Liar di Bulan Ramadhan Marak Terjadi di Bone

Foto: Ilustrasi bermain petasan (Ist)

ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Bulan ramadhan semestinya diisi dengan hal-hal positif untuk menambah pahala bagi umat Islam. Tradisi-tradisi yang negatif di bulan penuh berkah ini harusnya dikikis sedikit demi sedikit. Seperti balap liar dan bermain petasan.

Melalui surat edaran, Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin mengimbau masyararakat untuk tidak membunyikan petasan atau mercon pada saat sholat 5 waktu dilaksanakan.

banner 728x250

Kemudian untuk restoran, rumah makan, kantin, cafe untuk tidak membuka atau menyediakan makanan di siang hari selama bulan puasa.

Selain itu, Mantan Sekda Bone ini juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bone untuk membayar zakat secepatnya, sehingga pendistribusian kepada mustahik bisa lebih cepat.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari balapan liar, bergerombol dipinggir jalan, dan juga mabuk-mabukan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bone untuk menghargai bulan puasa ini, tidak membuka warung bagi yang muslim” ujarnya saat dikonformasi, Selasa (12/3/2024).

Ia juga mengatakan kapada masyarakat Bone untuk tidak terprovokasi mengenai hal apapun yang dapat memecah belah persatuan.

Sementara itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone saat ini menerjunkan sebanyak 20 personel untuk menindaki pelaku balap liar selama bulan puasa.

Kasatlantas Polres Bone, AKP Desi Ayu Dewi Putri mengatakan tim khusus untuk operasi balap liar akan berpatroli setiap malam guna memastikan keselamatan pada masyarakat Kabupaten Bone yang sedang melakukan ibadah selama bulan suci Ramadhan.

Bahkan menurutnya motor palaku dari balap liar akan di tahan selama sebulan guna memberikan efek jera.

“Jika di temukan kami akan mengamankan motornya sampai lebaran. Untuk memberikan efek jera dan kenyamanan masyarakat selama beribadah di bulan puasa.

Ia juga akan melakukan pemanggilan kepada orang tua jika pelaku dari balapan liar merupakan anak di bawah umur.

“Kalau di bawah umur, kami akan melakukan pemanggilan kepada orang tua mereka, Dan kami memastikan semua akan-ditilang,” tutupnya.