ENews, Pendidikan •• Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (PKM Kemendiktisaintek), dosen Universitas Muhammadiyah (Unim) Bone berkolaborasi dengan dosen Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Makassar mengadakan penyuluhan dan pelatihan legalitas kelompok pembudidaya ikan serta diversifikasi produk olahan berbahan baku udang Vaname.
Program kemitraan masyarakat tersebut beranggotakan tim pelaksana yang diketuai oleh Ahmad Zailan, beranggotakan tim dosen Hasriliandi Halim dan Arwita irawati dan beberapa orang mahasiswa.
Kegiatan penyuluhan dan pelatihan berlangsung di Aula Kantor Desa Mabbiring Kecamatan Sibulue dengan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mabbiring, Kecamatan Sibulue, penyuluh perikanan, ketua dan anggota kelompok pembudidaya ikan Ujungpatue, yang dimulai pada tanggal Tanggal 11 dan 15 September 2025.
Andi Syahrir selaku Kades Mabbiring menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang mengambil tema berdampak tersebut.
“Selaras dengan misi Kemendiktisaintek maka kegiatan ini harus didukung,” ujarnya ketika menyampaikan sambutan pembukaan, Kamis (11/9/2025).
Pada kesempatan yang sama, Hasanuddin selaku ketua kelompok yang merupakan mitra utama kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terlaksana harus didukung penuh dan berharap akan terus berjalan kedepannya.
Kegiatan yang berlangsung dalam beberapa tahapan tersebut memprioritaskan kelengkapan legalitas usaha berupa Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka), Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL), dan proses revisi AD ART Kelompok.
Dengan menargetkan kelengkapan dokumen legalitas kelompok tersebut, tim pelaksana kegiatan PKM berhasil melakukan pelatihan dan fasilitasi tata cara pembuatan dokumen kelompok dan mencapai target kelengkapan untuk anggota kelompok.
Selanjutnya, legalitas usaha tersebut akan bermanfaat untuk pengembangan usaha kedepannya.
Pada tahapan selanjutnya, tim PKM melaksanakan pelatihan pembuatan produk olahan dengan menginisasi produk olahan sambal udang yang menggunakan bahan baku udang vaname sebagai bahan bakunya.
Pelatihan tersebut menargetkan keterampilan dan sikap dari anggota kelompok untuk berinovasi dan berwirausaha melalui potensi yang ada.
Di akhir kegiatan, Ahmad Zailan selaku ketua Tim pelaksana menyampaikan harapannya bahwa dengan dukungan teknologi inovasi dan keterampilan maka petambak di Desa Mabbiring diharap sudah mampu untuk memiliki produk olahan hasil produksi sendiri.
“Sebagai peningkatan rantai nilai produk perikanan dan bisa masuk ke industri UMKM apalagi sudah dibekali dengan legalitas usaha,” tandasnya.






