Rumah Detensi Imigrasi Makassar Berganti Nahkoda

Foto: Gelaran serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Makassar dilaksanakan di Aula Rumah Detensi Imigrasi Makassar pada Selasa (24/10/2023).

ENEWSINDONESIA.COM, GOWA — Rumah Detensi Imigrasi Makassar berganti nahkoda. Kepala Rumah Detensi Imigrasi Makassar yang lama, Alimuddin, mendapat amanah baru menjadi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkal Pinang. Alimuddin menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Kepala Rumah Detensi Makassar yang baru, Atang Kuswana.

Gelaran serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Makassar dilaksanakan di Aula Rumah Detensi Imigrasi Makassar pada Selasa (24/10/2023).

banner 728x250      
 

Prosesi serah terima jabatan ini disaksikan langsung oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulsel, Jaya Saputra.

Kadivim Kumham Sulsel, Jaya Saputra berpesan kepada Karudenim baru agar dapat meningkatkan kinerja Rudenim Makassar ketingkat yang lebih tinggi lagi.

“Sekarang, saat ini saya berikan tantangan kepada bapak karudenim baru. Berikan kemampuan terbaik untuk mendapatkan predikat WBK untuk Rumah detensi imigrasi makassar yang kita cintai ini,” ujar Jaya Saputra.

Sedangkan karudenim sebelumnya, Alimuddin mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh jajaran Rudenim Makassar yang telah mampu bekerja sama dengan baik selama 2 tahun 8 bulan memimpin Rudenim Makassar.

“Mohon kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan dan mempertahankan kekompakan yang sudah terjalin selama ini. Terima kasih sudah bersama-sama membangun Rudenim Makassar ini dengan sangat baik,” ucap Alimuddin dalam sambutannya.

Dilanjutkan dengan upacara pelantikan Kepala Kasi Keamanan dan Ketertiban yang baru, Achmadin Kurniawan yang sebelumnya dijabat oleh Sulhan Fadhilah.

Sebelum serah terima cinderamata oleh seluruh pegawai, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dr. Hari memberikan wejangan sebagai ketua satuan tugas penanganan pengungsi luar negeri (satgas PPLN)

“Tugas Karudenim Makassar cukup berat. Dikarenakan tugas dan fungsi rudenim terkait penanganan pengungsi membutuhkan kerjasama dan koordinasi dengan banyak instansi dan stakeholder. Termasuk dengan Kesbangpol ini. Saya harap karudenim yang barupun dapat menyatukan dan bersinergi kepada seluruh instansi terkait agar terciptanya tujuan yang sama,” tutup Dr. Hari.

Turut hadir Pemerintah Kabupaten Gowa, Kepolisian Makassar Raya, Tentara Nasional Indonesia, Dinas Sosial Kota Makassar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar, Satuan Polisi Pamong Praja dan beberapa stakeholder terkait. (*)

banner 728x250   banner 728x250   banner 728x250  

Tinggalkan Balasan