banner 728x250

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Bone Akibat Angin Kencang

Picture by: Brimob Bone

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Sebuah pohon tumbang menimpa rumah warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (29/9/2022) dini hari.

Dari data yang dihimpun Enewsindonesiacom, dua titik terjadinya pohon tumbang yakni di Jalan Yos Sudarso (poros Bone-Bajoe) dimana jalan tersebut merupakan akses masyarakat menuju ke Pelabuhan Bajoe dan di Jalan Sungai Asahan, Kelurahan Ponceng, Kecamatan Tanete Riattang.

banner 728x250

Kejadia tersebut diakibatkan hujan deras dan angin kencang yang terjadi malam tadi.

Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang siaga 1×24 jam dipimpin oleh Aipda Irwan melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup jalan dan merusak rumah warga.

Saat dikonfirmasi Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos, M.Si membenarkan kejadian tersebut, begitu mendengar informasi pihaknya langsung menerjunkan Tim SAR untuk melaksanakan evakuasi.

“Ada dua lokasi terjadinya pohon tumbang, tim SAR Brimob Bone langsung saya terjunkan di dua lokasi tersebut, dimana yang di jalan poros Bajoe pohon tumbang menutup setengah badan jalan dan yang di Kelurahan Manurunge menimpa rumah warga,” tutur Kompol Ichsan.

Terlihat personel Brimob Bone lengkap peralatan seperti parang dan sainsaw dibantu masyarakat bergegas memotong-motong bagian pohon tumbang tersebut. Sehingga arus lalu lintas di lokasi kejadian tidak terganggu.

Lebih lanjut kata Ichsan, rumah warga yang tertimpa pohon adalah milik Sanuddin (50) dan Hendry (38). Keduanya merupakan warga Lingkungan Ponceng Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang.

Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kedua rumah milik warga lingkungan Ponceng tersebut mengalami kerusakan pada atap rumah bagian belakang dan kerugian ditaksir sekitar Rp10.000.00,-

“Batalyon C Pelopor menyiagakan Tim SAR 1×24 jam. Jadi apabila ada musibah atau peristiwa, tim langsung turun ke lokasi untuk membantu,” ungkap Danyon Ichsan.

Danyon Ichsan juga mewanti-wanti warga masyarakat agar berhati-hati saat keluar rumah.

“Kondisi saat ini sulit diprediksi, kadang dalam kondisi panas tiba-tiba turun hujan. Dan terpantau apabila turun hujan, sejumlah daerah terendam air. Sehingga bagi masyarakat di daerah rawan, perlu menyiagakan barang-barangnya bila mana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kunci mantan Kabag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini.

Pada evakuasi ini, turut terlibat BPBD Kabupaten Bone, Satpol PP Bone, Damkar Bone, dan Babinsa Koramil 1407-07 Tanete Riattang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *