Pelaku Usaha di Sinjai Didorong Isi Data Sensus Ekonomi

Ketgam: Suasana Sosialisasi dan Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Pemkab Sinjai bersama BPS Sinjai di Gedung Command Center Kompleks Rujab Bupati Sinjai, Senin (25/5/2026). (Dok. Anto)

ENEWS, SINJAI ••》Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai menggelar Sosialisasi dan Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Ekonomi 2026 di Gedung Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai, A. Ilham Abubakar, mewakili Bupati Sinjai.



Sosialisasi ini menjadi langkah awal mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha terkait pentingnya sensus ekonomi sekaligus memastikan pengisian kuesioner berjalan baik dan tepat sasaran.

A. Ilham Abubakar mengapresiasi BPS Sinjai atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Sensus Ekonomi memiliki peran penting dalam menyediakan data kondisi perekonomian daerah dan nasional.

“Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang sangat penting untuk menggambarkan kondisi perekonomian, termasuk di Kabupaten Sinjai. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar perencanaan pembangunan dan kebijakan ekonomi,” ujarnya.

Ia menegaskan, partisipasi aktif pelaku usaha sangat dibutuhkan agar data yang diperoleh akurat dan valid.

“Data yang akurat hari ini akan menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan di masa mendatang,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Sinjai, H. Syamsuddin, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima di Indonesia yang mencakup seluruh skala usaha, mulai dari mikro hingga usaha besar.

Menurutnya, program “Ngibar” atau Ngisi Bareng dilakukan untuk mendampingi perusahaan secara langsung dalam pengisian kuesioner sensus.

“Melalui Ngibar, kami ingin memastikan perusahaan dapat mengisi kuesioner dengan benar dan lengkap sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat,” pungkasnya. (Asrianto)





Tinggalkan Balasan