Masuki Hari Keenam, Total 4 Pendaftar Calon Ketua Koni Berau

Foto: suasana pendaftaran bakal calon ketua Koni Berau. (Dok. Ardiansyah)

ENEWSINDONESIA.COM, BERAU – Pendaftaran bakal calon ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur Masa Bakti 2023 – 2027 telah memasuki hari keenam. Tim penjaringan mencatat ada 4 kandidat yang telah mendaftar.

Anggota Tim Penjaringan, Yon Sutiyo menerangkan nama-nama kandidat yang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua. Dia menyebut pendaftaran pertama berlangsung sejak hari Kamis (26/1/2023).



“Jadi, di hari Kamis lalu itu ada 2 kandidat yang mendaftarkan diri. Mereka ada yang datang sendiri ke kantor kami dan ada yang diwakilkan,” tuturnya, saat ditemui di Kantor KONI Berau, Jalan Mangga II, Tanjung Redeb, Sabtu (28/1/2023).

Kandidat pertama yaitu Taupan Majid yang mendaftar sebagai bakal calon ketua. Yon menyebut pada saat pendaftaran, sosok yang juga menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Berau itu mengutus perwakilannya, Sidiq, untuk mengambil form pendaftaran sekitar pukul 11.00 WITA.

Yon mengungkapkan, bahwa Taupan Majid maju sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Berau dari cabang olahraga (cabor) arung jeram.

Kandidat kedua yaitu Najemuddin, yang datang dengan sendirinya atau tanpa diwakilkan oleh siapapun mengambil form pendaftaran.

Yon mengaku, sosok yang juga menjabat sebagai Direktur PT Indo Pusaka Berau itu maju sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Berau dari cabor tarung derajat.

Di hari kelima, tepatnya Jumat (27/1/2023) kemarin, sekira pukul 09.00 WITA, kandidat ketiga datang tanpa diwakili, yaitu atas nama Arman, dari cabor panahan.

Selanjutnya, kandidat yang sementara menjadi pendaftar terakhir yaitu La Ode Ilyas, datang bersama tim suksesnya ke Kantor KONI Berau sekita pukul 10.00 WITA pada Sabtu (28/1/2023) pagi kemarin.

Yon kembali mengungkapkan, sosok yang juga saat ini tengah menjabat sebagai Wakil Ketua I KONI Berau itu mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Berau dengan membawa nama cabor korfball.

“Jadi, total sementara ada 4 kandidat yang sudah mendaftar hingga Sabtu ini,” katanya.

Dirinya menerangkan bahwa jadwal pendaftaran bakal calon ketua akan ditutup pada pukul 16.00 WITA, di hari Minggu (29/1/2023). Di tahap berikutnya, untuk seluruh kandidat yang sudah mendaftar wajib mengembalikan formulir pendaftaran kepada Tim Penjaringan mulai dari 30 Januari – 05 Februari 2023.

“Selanjutnya, kami akan melakukan verifikasi berkas persyaratan bacalon secara administratif tanggal 6 – 8 Februari 2023,” terangnya.

Salah satu kandidat yang maju menjadi bakal calon ketua, yaitu La Ode Ilyas mengatakan bahwa dirinya siap untuk menahkodai organisasi di bidang olahraga itu. Salah satu hal yang menjadi motivasi bagi dirinya tentu dilihat dari potensi olahraga dan prestasi para atlet yang sangat besar di Bumi Batiwakkal.

“Artinya, kalau tidak dipimpin oleh orang-orang dengan visi dan misi yang sungguh-sungguh untuk bisa membawa olahraga di Berau, takutnya grafik prestasi akan turun lagi,” ucapnya.

Untuk maju menjadi calon ketua, dirinya bakal mengusung konsep gagasan “Berau Sport Exponential” yang berarti grafik olahraga Berau yang terus meningkat, terutama dalam hal prestasi untuk para atlet di setiap kompetisi bergengsi.

“Kemudian, ada beberapa parameter yang meyakinkan kami bahwa kami bisa membawa olahraga Berau menjadi lebih bagus,” imbuhnya.

Parameter itu, lanjut dia, merupakan sumber daya manusia (SDM) di tubuh KONI Berau yang harus dimaksimalkan dalam hal monitoring dan evaluasi.

“Bukan berarti yang dahulu tidak berjalan, tetapi harus kita maksimalkan. Prinsip kami bukan bekerja sama, tetapi bersama-sama bekerja,” jelasnya.

“Bedanya kalau kerja sama itu hanya sendiri, tetapi untuk bersama-sama bekerja yang di atas juga ikut berjalan. Tidak ada perbedaan di antara kita dalam memajukan olahraga di Berau,” lanjutnya.

La Ode Ilyas pun optimis dapat maju sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Berau. Sebab, menurutnya bahwa jabatan ketua umum itu bukan lagi waktunya untuk belajar, bahkan coba-coba. Ia pun menyebut KONI Berau harus dipimpin oleh orang yang sudah mengerti mengenai konsep olahraga di Berau.

“Artinya kalau tidak pernah mengerti dan bukan dari Pengurus KONI tentu akan berat. Bukan lagi saatnya kita mau terus belajar, tetapi setidaknya kita harus dua atau tiga kali langkah lebih maju,” pungkasnya.

Ardiansyah





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan