Mantan Ketua DPC di PKS Bone Ini Hijrah Partai di Detik-detik Akhir Pileg 2024, Ini Alasannya

Foto: H Supriadi Spd.

ENEWSINDONESIA.COM, BONE
Fenomena kader partai berpindah ke partai lain jelang Pemilu 2024 marak terjadi. Seperti Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, H Supriadi Spd secara resmi pindah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bone.

Bukan tanpa sebab, Supriadi yang dikenal dengan tagline “ADAMA” ini mengaku kecewa dengan pimpinan PKS Bone.



Supriadi juga diketahui pernah menjabat ketua PKS Bone DPC Kecamatan Salomekko ini pada periode tahun 2014 hingga 2020.

“Ketua PKS tak bisa berkomitmen, apalagi terkait penempatan nomor urut. Awalnya saya di nomor urut 2, kemudian tiba-tiba dipindahkan ke nomor urut 3. Masa pendatang baru disimpan di nomor urut di atas saya, padahal saya kader PKS,” paparnya kepada Enewsindonesia.com, Selasa (1/8/2023).

Supriadi menyampaikan, dirinya juga telah menyampaikan surat pengunduran dirinya ke pihak PKS Bone.

“Saya sudah resmi mundur. Surat pengunduran diri saya sudah saya sampaikan ke Ketua DPC PKS Bone,” sebutnya.

Bahkan, sebelum akhirnya ia memutuskan untuk pindah partai, Supriadi mengaku belum mendapatkan jawaban dari DPC PKS Bone terkait alasan dipindahkannya nomor urut 2 ke nomor urut 3.

“Kalau memang saya ada kesalahan, seharusnya saya dipanggil dan dikasih tahu,” kata Supriadi.

“Ini bukan persoalan minder bersaing dengan Caleg PKS lainnya di Dapil III. Sebagai petarung, kalah atau menang dalam berkompetisi merupakan hal yang biasa. Tetapi disini saya mau tekankan bahwa, saya pindah ke partai lain karena keberadaan saya di partai sebelumnya sudah tidak dihargai lagi,” tutupnya. (Am)