ENEWSINDONESIA.COM, MOROTAI – Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Pulau Morotai, M Umar Ali menghimbau oara Bbunda Paud agar selalu memperkuat tali silaturahim dan bersinergi dengan pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi Maluku Utara.
Sambutan ini disampaikan Bupati saat menghadiri acara pengukuhan Bunda PAUD se-Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara di Gedung Islamic Center (GIC), Kawasan Wisata Religi, Pulau Morotai, Kamis (30/6/2022).
“Perkuat jalinan kasih, tali silaturahmi serta sinergi dengan pemerintah Provinsi secara umum untuk mewujudkan cita-cita besar kita dalam mewujudkan generasi emas di Morotai dan Maluku Utara,” kata M Umar Ali.
Kami di Pemerintahan Daerah Pulau Morotai, kata Bupati, terus mendukung program yang digagas oleh kepengurusan PAUD. Sejak tahun 2017 telah dibangun sekitar 65 gedung PAUD lengkap dengan sarana pendukung pembelajaran dan telah diresmikan oleh ibu Puan Maharani, Ketua DPR-RI beberapa waktu silam.
Selain itu, ada sekitar 400 pendidik PAUD yang tersebar di 88 Desa se-Kabupaten Pulau Morotai yang harus mendidik 5000-an anak didik PAUD terus Pemkab Morotai pertahankan insentifnya.
“Kami harap, kepengurusan PAUD yang baru dapat bahu-membahu meneruskan program yang sudah dirintis oleh Bunda PAUD sebelumnya agar terus berkelanjutan dan mengikuti milistone yang sudah direncanakan,” harapnya.
Sekda definitif ini juga mengimbau, para Bunda PAUD turut bersama – sama mensukseskan program dan kebijakan Pemerintah Daerah yang telah menjadi ketetapan dalam rencana pembangunan daerah sampai dengan datangnya kepemimpinan baru yang membawa visi misi yang baru.
“Kami haturkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Bunda PAUD Provinsi Maluku Utara yang meski dalam kesibukannya sebagai orang nomor satu di provinsi Maluku Utara masih menyempatkan waktu, melangkahkan kaki dan menengok kita semua di Kabupaten Pulau Morotai.
Perhatian besar ini dapat diterjemahkan lebih dalam sebagai sebuah dukungan moril dari kelembagaan PAUD tingkat Provinsi untuk Pulau Morotai,” ujar Bupati Pulau Morotai Muhammad Umar Ali. (*)
Laporan: Ranto Daeng Badu






