ENEWS BONE •• Menyambut hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Lembaga pendidikan Al Quran TKA/TPA/TQA Ar Rahim Muhaimin pawai obor keliling desa dengan mengumandangkan takbir, Ahad (31/3/2025).

Salah satu guru TQA Ar Rahim Muhaimin, Jumiati menyampaikan, puluhan santri diturunkan untuk malam kemenangan ummat Islam tersebut.
Sembari membawa obor, para santri berjalan kaki dimulai dari Masjid Ar Rahman lalu berkeliling di Dusun Lappa Cinennung, Desa Cinennung, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone.
“Ini adalah salah satu cara kami mengagungkan perayaan Idul Fitri sebagai kemenangan umat Islam. Semoga berkah,” ujarnya.
Tradisi itu terus dilestarikan sebagai wujud syukur atas ibadah puasa yang telah selesai mereka jalani.
Guru lainnya, Abdul Kamal menambahkan, malam takbir dengan pawai obor memiliki makna yang luhur. Menurutnya, penggunaan teknologi seperti sound sistem berpotensi mengaburkan makna malam takbir dari peserta. Terutama anak-anak.
“Karena sound sistem sering dipakai, sekadar memeriahkan malam takbir atau seremonial semata,” tandasnya. (Red)






