ENEWS, BONE – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap An Nawir (60), warga yang dilaporkan hanyut di aliran sungai Desa Mallinrung, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, pada Jumat (3/7/2026). Memasuki hari kedua operasi, pencarian difokuskan di sekitar lokasi korban diduga terseret arus hingga ke arah hilir sungai.
Sebelum pencarian dimulai, seluruh unsur yang terlibat mengikuti apel dan briefing untuk memastikan kesiapan personel serta peralatan, termasuk perahu karet yang digunakan menyusuri sungai.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet ke arah barat atau hilir sungai sejauh sekitar delapan kilometer dari lokasi kejadian.
Sementara SRU kedua melakukan pencarian di area yang diperkirakan menjadi lokasi korban dengan radius sekitar 1,5 kilometer dari titik korban diduga terjatuh.
Tim juga menyisir sisi kanan dan kiri sungai secara manual menuju hilir sejauh kurang lebih tiga kilometer.
Kepala Desa Mallinrung, Satriadi, menjelaskan korban sebelumnya hendak menuju Kampung Mattirongdeceng melalui jalur penyeberangan sungai pada Kamis (2/7) sekitar pukul 18.20 WITA. Korban memarkir sepeda motornya di tepi sungai sebelum menyeberang.
“Diduga korban terpeleset akibat derasnya arus sungai. Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan tim SAR untuk membantu pencarian,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, warga sempat melihat korban terseret arus. Keluarga bersama masyarakat telah melakukan pencarian sebelum tim SAR tiba, namun belum membuahkan hasil.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bone, SAR Brimob, BPBD Bone, Satpol PP, TNI, Polri, tenaga medis dari Puskesmas Libureng, Tanabatue, dan Ponre, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian dan tim SAR gabungan terus menyisir lokasi yang diduga menjadi jalur hanyut korban. (Andi Idhil)






