ENEWS, POLEWALI MANDAR – Dugaan pencairan kredit fiktif di PNM Mekaar Unit Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, memasuki babak baru. Hingga Senin (27/7/2026), sebanyak 14 nasabah resmi melaporkan dugaan penyalahgunaan identitas mereka ke Polres Polewali Mandar.
Para pelapor secara bergantian mendatangi Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Polman untuk membuat laporan polisi sekaligus memberikan keterangan kepada penyidik. Mereka menduga identitasnya digunakan dalam proses pencairan kredit tanpa sepengetahuan maupun persetujuan mereka.
Jumlah pelapor terus bertambah. Sebelumnya, hanya 10 nasabah yang melapor. Kini jumlahnya meningkat menjadi 14 orang dan diperkirakan masih akan bertambah.
“Yang melapor sudah sekitar 14 orang. Masih banyak yang akan menyusul,” ujar salah seorang nasabah, Nurlina, di Mapolres Polman.
Kapolres Polewali Mandar, AKBP Zaky Maghfur, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari sejumlah masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan identitas yang diduga berkaitan dengan pencairan kredit di PNM Mekaar Unit Wonomulyo.
“Tadi pagi ada beberapa orang datang ke Polres untuk mengadukan atau melaporkan dugaan tindak pidana terkait penggunaan identitas mereka oleh salah satu tempat kredit, yaitu PNM,” kata Zaky.
Menurutnya, seluruh laporan saat ini masih dalam penanganan penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Polman.
“Laporannya sedang kami proses dan masih didalami,” ujarnya.
Zaky menegaskan,penyidik belum dapat menyimpulkan telah terjadi tindak pidana karena seluruh laporan masih berada pada tahap penyelidikan.
“Kami tidak bisa serta-merta menyatakan telah terjadi tindak pidana. Semua harus melalui proses penyelidikan, termasuk memeriksa alat bukti, dokumen, dan meminta keterangan dari para pihak terkait,” tegasnya.
Polres Polman memastikan perkembangan penanganan perkara akan disampaikan setelah penyidik memperoleh fakta dan bukti yang cukup. Hingga saat ini, proses hukum masih berlangsung dan penyidik masih mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menangani perkara tersebut.






